Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Masyarakat Adat Tolak Nico Kanter di Soroako
Metro

Masyarakat Adat Tolak Nico Kanter di Soroako

Redaksi
Redaksi Published 27 Maret 2017
Share
2 Min Read
SHARE

Masyarakat adat yang tergabung dalam tiga Pilar telah menggelar aksi demonstrasi yang berlangsung di bandara Soroako, kecamatan Nuha, kabupaten Luwu Timur, Minggu 26 Maret.

Aksi yang dilakukan oleh tiga Pilar ini menolak keberadaan Presiden Direktur PT Vale Indonesia, Nico Kanter di Soroako. Selain itu, penolakan lainnya juga dilakukan terhadap, Basri Kamba, managemen PT Vale Indonesia.

Penolakan tersebut berbuntut rasa kekecewaan yang dirasakan oleh masyarakat adat tiga Pilar atas janji yang telah disampaikan oleh Presiden Komisaris PT Vale, Jenifer Makki.

Baca Juga

Tiga Emas Antar Luwu Timur Jadi Juara Umum IV MTQ Sulsel

Janji yang disampaikan melalui teleconference untuk bertemu dengan masyarakat tidak dilakukan padahal Jenifer Makki telah berada di Soroako selama tiga hari sejak 24 Maret lalu.

Koordinator aksi, Jois A Baso mengatakan, aksi demonstrasi ini adalah luapan kekecewaan atas janji Jenifer Makki selaku presiden komisaris PT Vale untuk melakukan pertemuan dengan masyarakat ( tiga Pilar).

Menurutnya, Jenifer Makki berada di Soroako sejak tanggal 24 hingga 26 Maret kemarin. Hanya saja, pihak PT Vale di Soroako tidak diberikan kesempatan untuk melakukan pertemuan.

“Padahal dalam teleconference antara wakil masyarakat pada bulan lalu beliau telah berjanji bahwa apabila berkunjung ke Soroako akan menyempatkan bertemu dengan perwakilan masyarakat,” ungkap Jois.

Suara penolakan juga terlihat disampaikan oleh para demonstran melalui spanduk yang berisikan tulisan “we Refuse Nico Kanter and Basri Kamba”

Hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan resmi dari pihak perusahaan tambang nikel milik PT Vale Indonesia, tbk hingga saat ini.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Ratusan Rider Ramaikan Event Trail di Latimojong

Bupati Lutim Apresiasi Grand Final Duta Wisata 2026 di Malili

Luwu Timur Siap Punya Charging Station, Bupati Teken MoU Kendaraan Listrik

Irwan Bachri Syam Minta Dukungan PT Vale Kembangkan Wisata Sorowako

Bupati Lutra Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Sawah

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Husler : Gerakan Pramuka Bentengi Generasi Muda
Next Article Peringatan HUT Damkar, Petugas Diminta Siaga 24 Jam

Rekomendasi Berita lainnya

Sport

Dua Putra Luwu Timur Wakili Sulsel di Kejurnas Taekwondo

18 April 2026
Ekonomi

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

18 April 2026
Ekonomi

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

17 April 2026
Hukum

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

17 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?