Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler meminta masyarakat mengawasi setiap proyek fisik yang ada di wilayahnya masing-masing. Menurutnya pelibatan masyarakat bersama unsur pemerintah desa dalam mengawasi proyek fisik akan lebih efektif.
Pernyataan tersebut disampaikan Husler dihadapan masyarakat saat safari ramadhan pemerintah daerah bersama seluruh masyarakat kecamatan Tomoni Timur yang berlangsung di halaman rumah jabatan Camat Tomoni Timur, Kamis (08/06/2017).
“Awasi dan laporkan jika ada proyek fisik yang menyalahi bestek. Proyek fisik itu di danai negara, jadi hasilnya harus berkualitas agar bisa dimanfaatkan masyarakat dalam waktu yang lama” katanya.
Terkait cuaca yang cukup ekstrim, Husler menghimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dini. Apalagi kata Husler wilayah Luwu Timur ini memang masuk sebagai salah satu daerah zona rawan bencana nasional.
“beberapa waktu lalu kita baru saja terkena bencana longsor di Desa Maliwowo Angkona dan Desa Ussu Malili. Belum lagi sebagian masyarakat kita di wilayah kecamatan kalaena juga terkena bencana banjir. Ini semua harus menjadi perhatian kita bersama agar lebih waspada” tambahnya.
Camat Tomoni Timur, Muhammad safril dalam laporannya mengatakan secara umum kondisi wilayahnya dalam keadaan kondusif. Dikatakannya selama bulan ramadhan ini toleransi dan kebersamaan umat beragama berlangsung sangat baik.
“Semua ini karena dukungan pihak keamanan Polri dan TNI dibantu tokoh agama dan tokoh masyarakat” katanya.
Untuk kegiatan fisik, katanya yang masuk di Kecamatan Tomoni Timur berjumlah 30 kegiatan dengan alokasi anggaran kurang lebih mencapai Rp 9 Milyar.




