Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Dicoret Kemensos, 600 KK Warga Palopo Tetap Terima Rastra Gratis
Palopo

Dicoret Kemensos, 600 KK Warga Palopo Tetap Terima Rastra Gratis

Redaksi
Redaksi Published 13 Juli 2017
Share
2 Min Read
SHARE

Walikota Palopo, HM Judas Amir, meminta warga Kota Palopo yang namanya dikeluarkan Kementerian Sosial (Kemensos) RI tidak lagi sebagai Rumah Tangga Sasaran (RTS) penerima beras raskin atau rastra, agar bersabar. Jumlah RTS yang dikeluarkan sebagai penerima rastra tahun 2017 mencapai 600-an kepala keluarga.

“Iya, Kementerian Sosial mengeluarkan sekitar 600-an RTS di Palopo tidak lagi masuk sebagai keluarga penerima rastra tahun ini, karena dinilai sudah tidak lagi memenuhi syarat sebagai RTS. Saya minta bagi 600 keluarga ini supaya bersabar, karena tetap diupayakan untuk menerima rastra tahun ini,” kata Judas Amir.

Pemkot Palopo akan membentuk tim khusus melibatkan camat, lurah, serta RT/RW dan LPMK, untuk melihat langsung kondisi rumah keluarga yang dikeluarkan namanya sebagai RTS penerima rastra.

“Jika ditemukan keluarga tersebut memenuhi syarat untuk menerima rastra, namun namanya dikeluarkan Kementerian Sosial, maka Pemkot akan memberikan rastra dengan biaya ditanggung Pemkot Palopo,” ujar Judas Amir.

Tahun ini, Pemkot Palopo memprogramkan rastra gratis bagi warga Kota Palopo dari keluarga kurang mampu. Jumlahnya diatas angka 6.000 lebih kepala keluarga. Rastra gratis ini, dimana penerima tidak mengeluarkan biaya karena harga rastra ditanggung Pemkot Palopo.

Menurut Judas Amir, program rastra gratis ini akan menyentuh masyarakat Kota Palopo yang benar-benar membutuhkannya, sehingga diturunkan tim Pemkot melakukan evaluasi keluarga yang namanya dikeluarkan sebagai RTS penerima rastra oleh Kementerian Sosial.

“Insya Allah, secepatnya tim Pemkot turun ke lapangan melakukan peninjauan langsung. Kalau layak menerima rastra atau raskin, maka diberikan karena memang Pemkot Palopo sudah memprogramkan rastra gratis,” ujar Judas Amir.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Jelang Lebaran Kurban, Harga Sapi Naik Hingga Rp2 Juta

Pemkot Palopo Pastikan Penanganan Sampah RSUD Sawerigading Sesuai SOP

Maksum Ingatkan PPS dan PPK untuk Tidak Main-Main di Pemilu

Ada Rumah yang Terkena Longsor di Latuppa

Tarik Ulur Pencalonan Akhmad Syarifuddin, KPU Putuskan Tetap Ikut PSU

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Pemerintah Kota Palopo Raih Penghargaan Paramesti
Next Article Pemda Lutim Gelar Media Gathering

You Might Also Like

Metro

Syahban: Mutasi Pemkot Menyelamatkan Sistem

2 Oktober 2012
Politik

Anggaran PSU Palopo Dipangkas Sekitar Rp1 Miliar, KPU Mengaku Siap Menyesuaikan

16 Maret 2025
Hukum

Harla: Pihak RSUD Sawerigading Bisa Dipidana Kejahatan Lingkungan

27 Februari 2015
Palopo

Kapal Pesiar Mewah Berlabuh di Pelabuhan Palopo

27 September 2017
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?