Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Legislator PAN Protes Anggaran Jalan Beton Pekaloa, Ini Penjelasan Dinas PU Lutim
DPRD Luwu Timur

Legislator PAN Protes Anggaran Jalan Beton Pekaloa, Ini Penjelasan Dinas PU Lutim

Redaksi
Redaksi Published 5 Agustus 2018
Share
2 Min Read
SHARE

Anggota DPRD Luwu Timur, Usman Sadik melayangkan protes terkait anggaran proyek jalan beton desa Pekaloa menuju desa Mahalona, kecamatan Towuti.

Menurutnya, anggaran yang telah disiapkan oleh Pemerintah Daerah melalui dinas Pekerjaan Umum (PU) terlalu besar senilai Rp18 milyar dengan volume hanya 3.19 kilometer.

Sebelumnya, kata legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini, anggaran senilai Rp18 Milyar dapat menyelesaikan pekerjaan beton kurang lebih 6 kilometer proyek untuk tahun 2016 dan 2017.

“Mudah-mudahan saja tidak ada mark up di anggaran 2018 untuk jalan tersebut pada saat pelaksanaan nantinya,” ungkap Usman Sasik kepada awak media.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga dinas PU Luwu Timur, Iwan Setiawan mengatakan, panjang rigid (perkerasan kaku) tahun 2016 dan 2017 hanya 3.419 meter saja dengan total anggaran senilai Rp19,3 milyar.

Sedangkan untuk tahun 2018, kata Iwan, panjang beton tersebut yakni 3.195 meter dengan anggaran senilai Rp18 milyar. “Tahun 2016 dan 2017 rigid 3.419 meter nilainya Rp19,3 milyar dan untuk 2018 ini panjang 3.195 meter nilainya Rp18 milyar,” ungkapnya.

Ia merincikan, untuk anggaran 2016 dengan nilai kontrak Rp9.395.268.000 dengan panjang rigid 1.502 meter dan pekerjaan kattingan serta pasangan batu sekitar Rp1 milyar.

Sedangkan anggaran 2017 kontraknya Rp9.9 Milyar panjang rigid 1.917 meter dan pekerjaan aramco 9 titik serta timbunan kubangan hanya sekitar Rp500 juta.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Kapolres Lutim Berikan Pengarahan Soal Media Sosial

Prabowo-Hatta Unggul di Dua Kecamatan di Luwu Utara

Thorig Husler : Mamungkah Ngenteg Linggih Merupakan Cerminan Erat Kebersamaan Hidup di Luwu Timur

Pembahasan APBD Ditunda, DPRD Dinilai Keliru

Tumbangkan AKK FC, Lhakerz Melaju Ke Semifinal

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Beda Volume Beton Mencolok, Usman Berharap Tidak Ada Mark Up Anggaran
Next Article Bencana Tanah Longsor Hancurkan 2 Rumah di Malili, Ketua Komisi 3 Langsung Tinjau Lokasi

You Might Also Like

Luwu Timur

Gubernur Sulsel Puji Kesegaran Air Danau Matano

4 Mei 2019
Luwu Timur

Budiman Launching City Branding Luwu Timur Inspiring

11 November 2021
Luwu Timur

Bupati Budiman Jadi Irup Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 94

28 Oktober 2022
Luwu Timur

Wakili Lutim Lomba MMQ, Rahmi : Mohon Doa Dan Dukungan Ta’

9 Januari 2021
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?