Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Komitmen Ingin Jadi Kabupaten ODF, Luwu Timur Deklarasi Desa Stop BABS
Luwu Timur

Komitmen Ingin Jadi Kabupaten ODF, Luwu Timur Deklarasi Desa Stop BABS

Redaksi
Redaksi Published 10 Desember 2018
Share
2 Min Read
SHARE

Program Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Hal itu terlihat dengan diberikannya piagam penghargaan oleh Bupati Luwu Timur kepada 22 Desa.

Piagam penghargaan yang diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu timur, H. Bahri Suli, di Gedung Wanita Simpurusiang, Jalan Soekarno – Hatta, Malilu itu (Senin, 10/12/2018) sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Desa mengajak warganya untuk stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Selain pemberian piagam penghargaan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Deklarasi Kelurahan/Desa Stop BABS sebagai bentuk komitmen sejumlah elemen di Kabupaten Luwu Timur untuk mewujudkan Kabupaten ODF.

Baca Juga

PT Vale Dorong Program Pengelolaan Sampah TPS3R di Wilayah Pemberdayaan Luwu Timur

Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, Dr. April mengungkapkan, jika saat ini sebanyak 48 Desa dan Kelurahan sudah bebas BABS di Kabupaten Luwu Timur.

“Sejak di programkan ini mulai tahun 2014 lalu, tahun ini bertambah 22 Desa. Jadi saat ini sudah 48 Desa/Kelurahan di Kabupaten Luwu Timur sudah ODF”, ungkap April.

Melihat hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, H. Bahri Suli, optimis dalam waktu dekat Kabupaten Luwu Timur bisa ODF atau bebas BABS. Namun hal itu dibutuhkan komitmen dan dukungan semua pihak.

“Kita yang hadir disini hendaknya dapat menjadi motor penggerak program ini. Dan juga memicu Desa-Desa lain untuk ikut melakukan perubahan perilaku sehingga bisa Stop Buang Air Besar Sembarangan,” pungkasnya. (hms/ikp/kominfo)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pemkab Luwu Timur Dorong Pelatihan Security bagi Pemuda Desa Hadapi Investasi Industri

Aksi Cepat Tanggap Damkar Lutim Atasi Pohon Tumbang di SMAN 8 Tomoni

Bantuan Pemkab Lutim, Siswa Kelas I SDN 183 Buyuntana Terima Seragam Gratis

Genjot Program Kesehatan Lutim, Puskesmas Adakan Layanan Mobile ke Desa

Dinas Lingkungan Hidup Luwu Timur Tangani Dugaan Pencemaran Sungai Ussu

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Wabup Irwan Hadiri Perayaan Natal Ikatan Keluarga Bastem
Next Article Bupati Luwu Timur Serahkan Bantuan Untuk Warganya Yang Kena Musibah

Rekomendasi Berita lainnya

Luwu Timur

Ribuan Warga Hadiri Open House Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur di Malili

21 Maret 2026
Luwu Timur

Takbir Bergema di Malili, Lomba Takbir Keliling Warnai Malam Idulfitri 1447 H

20 Maret 2026
EkonomiLuwu Timur

Jelang Idulfitri, Bupati Luwu Timur Pantau Harga Sembako dan Stok Energi di Malili

19 Maret 2026
Luwu Timur

Camat Tomoni Timur Pantau Penyaluran BLT Dana Desa di Desa Pattengko

18 Maret 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?