MALILI – Distribusi logistik Pemilu 2019, mulai dilaksanakan pekan ini. Kepolisian dari Polres Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dibantu Polsek jajaran, ditugaskan mengawal distribusi tersebut. Sasaran distribusi logistik ini, dimulai dari daerah yang terisolir dan susah dijangkau.
Salah satunya adalah wilayah kecamatan Burau. Di wilayah ini, terdapat beberapa desa yang Tempat Pemungutan Suaranya, berada di pegunungan.
Kapolres Luwu Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi, Leonard Panji Wahyudi, mengatakan distribusi mulai dilakukan pekan ini, dan wilayah paling jauh diutamakan. “Untuk menjamin logistik pemilu tiba di tujuan dengan aman, kami tugaskan personil dari polres dan polsek untuk mengawal,” kata Leonardo, Rabu 10 April 2019.
Leonardo menambahkan, untuk bisa menembus wilayah pedalaman di Luwu Timur, tidaklah mudah. Medan yang dilalui cukup berat. Polisi dan petugas KPU serta Bawaslu, harus berjibaku melewati kubangan lumpur, lembah dan jurang terjal.
“Cukup menantang medannya, anggota harus ekstra hati-hati. Di Luwu Timur ini, ada beberapa daerah yang cukup berat dilalui dengan sepeda motor,” ujarnya.
Daerah yang dimaksud Kapolres, diantaranya Kecamatan Mahalona. Untuk bisa menjangkau daerah ini, harus melewati jalan berlumpur berkilo-kilometer. Kemudian Kecamatan Burau, melewati pegunungan dengan jurang yang terjal, dan daerah Matano, wilayah ini hanya bisa dijangkau dengan perahu.
“Tapi kami minta personil kami, untuk tetap bersabar dan berjuang, melaksanakan tugasnya dengan baik,” ujarnya.




