Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Bupati Husler Minta Dibentuk Tim Pengawas Pasca Panen
Luwu Timur

Bupati Husler Minta Dibentuk Tim Pengawas Pasca Panen

Redaksi
Redaksi Published 17 Oktober 2019
Share
1 Min Read
SHARE

Guna memaksimalkan pengawasan kegiatan panen petani memasuki masa panen tahun ini, Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler meminta Dinas Pertanian untuk memaksimalkan pengawasan kegiatan panen petani dengan membentuk tim pengawas pasca panen.

“Pengalaman-pengalaman lalu harga dimainkan, terjadi perbedaan harga antara wilayah satu dengan wilayah lainnya. Oleh karena itu, saya minta agar dalam rapat itu diputuskan keseragaman harga jual untuk gabah,” kata Husler, saat memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman Kantor Bupati, Kamis (17/10/2019).

Bupati mengatakan, selama ini petani selalu mengeluh karena mereka dirugikan. Oleh karena itu, ia menginstruksikan dinas terkait agar melakukan rapat bersama baik Dinas Pertanian, Gapoktan dan para pengusaha serta melibatkan Koramil dalam hal pengawasan.

Baca Juga

Ratusan Rider Ramaikan Event Trail di Latimojong

Husler menambahkan, selain dari permainan harga, petani juga dirugikan dalam hal timbangan. Banyak pengusaha yang kedapatan melakukan timbangan pada malam hari. Terkait ini, ia minta Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM bersama Satpol PP untuk memantau langsung timbangan.

“Apalagi kalau timbang gabah malam hari, petani sangat rawan dimainkan, disebut 70 Kg padahal 90 kg misalnya. Ini harus diawasi, kita semua harus tegas penimbangan gabah tidak boleh lewat jam enam sore,” tegas Husler. (hms/ikp/kominfo)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Bupati Lutim Apresiasi Grand Final Duta Wisata 2026 di Malili

Luwu Timur Siap Punya Charging Station, Bupati Teken MoU Kendaraan Listrik

Irwan Bachri Syam Minta Dukungan PT Vale Kembangkan Wisata Sorowako

Bupati Lutra Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Sawah

Dua Putra Luwu Timur Wakili Sulsel di Kejurnas Taekwondo

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Husler Serahkan Penghargaan Bagi ASN Inovatif
Next Article Peringati HKG PKK, Husler Harapkan Kader PKK Fokus Berdayakan Keluarga

Rekomendasi Berita lainnya

Ekonomi

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

18 April 2026
Ekonomi

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

17 April 2026
Hukum

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

17 April 2026
Ekonomi

Komisi XII DPR RI Apresiasi Langkah PT Vale Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

17 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?