Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Husler Resmikan Komunitas Tari Kuda Lumping Campur Sari Taruna Jaya
Luwu Timur

Husler Resmikan Komunitas Tari Kuda Lumping Campur Sari Taruna Jaya

Redaksi
Redaksi Published 20 Oktober 2019
Share
2 Min Read
SHARE

Komunitas Sanggar Tari Kuda Lumping Campur Sari Taruna Jaya Desa Kalaena Kiri Kecamatan Kalaena, akhirnya diresmikan oleh Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler, didampingi Camat Kalaena, Alimuddin Bachtiar. peresmian komunitas ini ditandai pemotongan tumpeng oleh Bupati, Minggu (20/10/2019).

Tarian Kuda Lumping juga disebut Jaran Kepang atau Jathilan yang merupakan tarian tradisional Jawa menampilkan sekelompok prajurit tengah menunggang kuda. Tarian ini menggunakan kuda yang terbuat dari bambu atau bahan lainnya yang di anyam dan dipotong menyerupai bentuk kuda, dengan dihiasi rambut tiruan dari tali plastik atau sejenisnya yang di gelung atau di kepang.

Anyaman kuda ini dihias dengan cat dan kain beraneka warna. Tarian kuda lumping biasanya hanya menampilkan adegan prajurit berkuda, akan tetapi beberapa penampilan kuda lumping juga menyuguhkan atraksi kesurupan, kekebalan, dan kekuatan magis, seperti atraksi memakan beling dan kekebalan tubuh terhadap deraan pecut.

“Selamat kepada komunitas Tari Kuda Lumping Campur Sari Taruna Jaya. Semoga tetap menjadi bagian penting dari kekayaan budaya masyarakat di Luwu Timur,” kata Husler.

Ia menambahkan, Tari Kuda Lumping adalah seni tradisional yang harus dilestarikan. Tak hanya dari aspek budaya, namun juga dari sisi penampilan. Ini yang mungkin harus dijaga tetap baik.

Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga berharap agar Tarian Kuda Lumping diharapkan tetap eksis sehingga turut memperkaya budaya di Luwu Timur. “Untuk acara- acara Pemerintah daerah, tarian kuda lumping ini juga harus ikut ambil bagian,” tutupnya. (hms/ikp/kominfo)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pemkab. Luwu Timur Gelar Sosialisasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan

Ratusan Alumni SMAN 01 Wotu gelar Jalan Santai

Buka Lomba Pidato Antar Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa se-Lutim, Hj. Sufriaty : Bukan Mencari Siapa yang Jago dan Pintar

Pemkab Lutim Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Wawondula

Husler Tetap Prioritaskan Kesejahteraan Penyuluh KB Upah Jasa Lutim

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Di Rakerda DMI, Husler Berpesan Agar Memakmurkan Masjid dan Aktifkan Kegiatan Sosial
Next Article Husler Resmikan Workshop Teknologi Informasi BLK Ponpes Al Mujahidin

You Might Also Like

Luwu Timur

Jadi Pembina Upacara HSP di SMAN 4 Lutim, Budiman : Pendidikan Gerbang Menuju Sukses

30 Oktober 2023
Ekonomi

Antisipasi Kelangkaan BBM, Pemerintah Batasi Pembeli Jerigen

29 Agustus 2014
Luwu Timur

Hadiri Deklarasi Pemilu Damai, Wabup Irwan : Mari Sukseskan Pesta Demokrasi Tahun 2019 Dengan Lancar Dan Damai

19 Oktober 2018
Hukum

Lagi, Tim Buser Lumpuhkan DPO Curanmor

4 September 2015
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?