Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Oknum Petugas SPBU, Diduga Timbun Premium, Catut Nama Pegawai DLH
News

Oknum Petugas SPBU, Diduga Timbun Premium, Catut Nama Pegawai DLH

Redaksi
Redaksi Published 3 Februari 2020
Share
2 Min Read
SHARE

LUWU – Annis, pengawas pada Sentra Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Belopa, kedapatan mengisi sejumlah jeriken dengan premium, padahal saat itu, antrian kendaraan sedang ramai.

Setelah satu jeriken berwarna biru, terisi penuh, Annis kemudian mengangkatnya ke gudang di samping mesin nozel. Berselang beberapa menit kemudian, Annis kembali mengisi satu jeriken lagi.

Kepada wartawan, Annis mengaku premium tersebut pesanan Muhlis, pegawai pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu.

Baca Juga

Tiga Emas Antar Luwu Timur Jadi Juara Umum IV MTQ Sulsel

“Pesanannya pak Muhlis, pegawai DLH, katanya untuk bahan bakar mesin pembabat rumput,” kata Annis, Senin, 03/02/20.

Annis kemudian menjelaskan, permintaan premium dari Muhlis, biasanya dua kali dalam seminggu, sekali order, jatahnya 60 liter. “Ada juga pesanan dari Desa Kaili, tapi saya lupa namanya,” ujarnya.

Menurutnya, pembelian premium menggunakan jeriken, sudah biasa dilakukan, termasuk untuk kebutuhan mesin kapal dan perahu nelayan. Dia mengakui, ada aturan dari PT Pertamina, yang membatasi penjualan BBM menggunakan jeriken.

“Tapi mau diapa pak, kalau tidak dilayani, bisa mengamuk masyarakat,” kilahnya.

Amir, salah seorang pengendara, meminta Instansi terkait, segera mengambil tindakan tegas, jika ada aturan yang dilanggar.

“Termasuk PT Pertamina dan Kepolisian, harusnya sudah mengambil tindakan tegas, kalau memang ada unsur pidananya,” katanya.

PT Pertamina, setiap hari, menyuplai Delapan Kiloliter, untuk SPBU, Belopa. Jumlah ini, cukup untuk memenuhi kebutuhan premium di Belopa, namun faktanya, premium di SPBU tersebut, hanya bertahan hingga tiga jam.

Laporan: Damrin Arfah Kurupi, Luwu

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Luwu Timur Siap Punya Charging Station, Bupati Teken MoU Kendaraan Listrik

Nunun Jadi Mahasiswa Pertama UMPalopo Ujian Skripsi Libatkan Penguji Internasional

Bupati Lutra Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Sawah

Camat Tomoni Timur Kukuhkan Pengurus Baru Forum Anak HITA KARANA

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Pemkab Lutim Fasilitasi Pemulangan Jenazah Korban Lakalantas
Next Article Berkas lengkap dan Lulus Ujian, SIM jadi dalam Hitungan Menit

Rekomendasi Berita lainnya

Ekonomi

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

17 April 2026
Hukum

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

17 April 2026
Ekonomi

Komisi XII DPR RI Apresiasi Langkah PT Vale Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

17 April 2026
Pendidikan

Kasi Bimas Islam Kemenag Palopo Ajak Profesional Lanjut Studi di Pascasarjana UIN Palopo

17 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?