LUTIM – Ketua Fraksi Hanura Luwu Timur, Rully Heryawan angkat bicara terkait bertambahnya 9 orang pasien positif Covid-19 dalam sehari. Ia mengusulkan beberapa sejumlah langkah ke Pemkab Luwu Timur untuk menangani Covid-19.
“Setelah 3 petugas paramedis di Lutim terpapar, diharapkan Tim Gugus Covid-19 melakukan rapid test massal kepada paramedis di rumah sakit dan puskesmas. Karena mereka semua ini yang tiap hari bersentuhan langsung dengan pasien,” kata Rully, Jumat (01/05/2020).
Ia juga meminta pihak terkait agar segera menyalurkan BLT yang bersumber dari dana desa. Selain itu, ia meminta dibuka pasar murah atau gratis serta menutup atau membatasi orang masuk dan keluar untuk sementara dari akses perbatasan mulai dari Sultra, Sulteng dan Lutra.
“Untuk sementara semua pasar yang ada di Lutim ditutup dulu, baik pagi dan sore, sebagai solusinya para penjual bisa berjualan di rumah masing-masing,” harapnya.
Fraksi Hanura DPRD Kab. Luwu Timur ini meminta semua pihak terkait serius dan tegas dalam penanganan untuk pencegahan Covid-19.
Lebih lanjut, ia meminta kepada Bupati agar bersurat ke pada pimpinan Bank dan leasing terkait penangguhan angsuran bagi masyarakat yg berdampak dengan adanya Covid-19.
Diketahui, Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Luwu Timur bertambah 9 orang sehingga total jadi 11 kasus positif dari data per tanggal 1 Mei 2020.
Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Luwu Timur, Masdin mengatakan, dengan tambahan 9 orang tersebut, total sudah ada 11 warga Luwu Timur yang dinyatakan Positif covid-19 hingga hari ini.
“Kesembilan orang tersebut berdomisili di Sorowako Kecamatan Nuha 5 orang, Kecamatan Towuti 2 orang dan 2 orang lagi dari Kecamatan Wotu,” ungkap Masdin. (*)




