Tumpukan sampah hasil gotong royong Pemerintah Desa (Pemdes) Harapan dibibir Pantai Lampia beberapa waktu lalu dibiarkan bertumpuk dibelakang rumah warga.
Tumpukan sampah tersebut mengundang kritikan dari warga pasca kegiatan bersih-bersih pantai yang dilakukan oleh pihak Pemdes.
Warga menilai pihak Pemdes asal-asalan dan tidak serius dalam memberikan solusi kepada warga pesisir pantai Lampia terkait masalah sampah.
“Kalau gotong royong tapi hasilnya seperti ini malah terkesan tidak dilandasi rasa ikhlas. Warga inginkan solusi, bukan sekedar kerja bakti” ucap salah satu warga setempat, Rudi, Minggu 8/11/20.
Menurutnya, solusi terkait hal ini adalah memprioritaskan tempat penampungan sampah dan memberikan sosialisasi serta imbauan tentang dampak polusi laut akibat sampah warga yang dibuang kelaut.
“Sebaiknya Pemdes bisa menyediakan petugas kebersihan yang akan berkeliling Desa mengangkut sampah warga, kondisi sekarang memperlihatkan kalau pemdes acuh jika warga buang sampah kelaut” Terangnya.
Sementara Kepala Desa Harapan, Mustakim, yang dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan, Pemerintah sudah mengadakan kegiatan bersih-bersih di bibir pantai Lampia.
“Pemerintah sudah mengadakan kegiatan bersih-bersih yang dihadiri Dusun, RT dan dua org warga, tinggal kami pikirkan untuk selanjutnya” Katanya.
Terkait usulan dan saran warga untuk pengadaan petugas kebersihan di Desa Harapan, Mustakim mengaku sangat setuju atas saran dan masukan tersebut.
“Saya sangat setuju dengan saran masyarakat itu, yang kami pikirkan untuk mencari regulasi penggunaan Dana Desa dan sementara kami menunggu Dana CSR dari PT.CLM” Jelas Mustakim.
Diberitakan sebelumnya, Soal tumpukan sampah plastik dibibir pantai Lampia. Pemerintah Desa Harapan akan mengajak warga melakukan rapat bersama.
Hal itu disampaikan Kepala Desa Harapan, Mustakim, saat dikonfirmasi via Whatsapp, Selasa 27/10/2020.
“InsyaAllah saya akan rapatkan bersama masyarakat untuk mencarikan solusi, kami dari pemerintah desa akan melakukan gotong royong disekitar Dermaga Lampia” Kata Mustakim.
Ia juga mengatakan, Pihaknya akan segera diskusikan bersama Kepala Dusun dan RT terkait langkah apa yang akan diambil untuk mengatasi sampah plastik ini.
“Nanti kami bicarakan bersama teman-teman Kepala Dusun dan RT langkah-langkah apa yang dilakukan” Terangnya.
Sementara warga Desa Harapan, Rudi yang dikonfirmasi terkait hal ini, mengatakan bahwa Pemdes memang harus segera mengambil tindakan terkait sampah ini.
Menurutnya, sampah adalah masalah bersama, dimana dibutuhkan kesadaran masyarakat dan peran pemerintah Desa dalam menyediakan tempat penampungan sampah.(rif)




