Guna menghindari agar tawuran warga di Kelurahan Mancani, Kecamatan Telluwanua tidak meluas ke arah SARA, membuat pemangku adat setempat turun ke lokasi.
Pantauan luwuraya.com, Tomakaka (Ketua Adat) Rongkong, Bata Manurung terlihat telah tiba di lokasi sekitar pukul 17.00 Wita. Saat tiba, dirinya langsung mendatangi pemukiman warga dari etnis Rongkong untuk meredam amarah warga.
Dia pun mengimbau kepada warganya untuk tidak termakan provokasi, dan mengupayakan perdamaian agar tidak timbul dampak yang lebih luas.
Selain itu, Bata juga mendesak pihak kepolisian untuk menindak tegas pelaku tawuran tanpa tebang pilih, serta meminta pihak Pemerintah Kota Palopo dan Kedatuan Luwu untuk memfasilitasi perdamaian antara kedua belah pihak.
“Saya turun ke lokasi mengatasnamakan Tomakaka Rongkong, dan saya sendiri siap menjamin tindakan warga Rongkong dalam rangka perdamaian ini,” ujar Bata.
Untuk diketahui, tawuran antar warga kembali pecah di Kelurahan Mancani yang melibatkan warga dari dusun Uri dan Batu, Senin (10/3/14) sekitar pukul 16.30 Wita. Satu unit rumah dibakar dalam insiden ini.




