Quantcast
HEADLINE TOPIK:
Adi Safaat Pimpin Asosiasi Futsal Lutim
Minggu,30 Mei 2021 | 20:29 WITA |

LUTIM — Muhammad Safaat DP. (Adhie Safaat) terpilih menjadi Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Luwu Timur periode 2021-2025. Safaat terpilih secara aklamasi pada Kongres Pemilihan Ketua AFK Lutim setelah sang lawan yang juga Petahana, Asgar R. Alie mundur dari kongres.

Acara tersebut diselenggarakan di Gedung Serikat Pekerja Sorowako, Kecamatan Nuha, Minggu (30/05/2021), yang turut dihadiri Asosisasi Futsal Provinsi Sulsel yang diwakili Herianto yang merupakan EXCO Bidang Organisasi Legal, Perwakilan KONI, Kepala Bidang Olahraga Dinas Parbudmudora Lutim, Bakara, dan perwakilan 37 Tim Voters pada Kongres Pemilihan Ketua AFK tersebut.

Di konfirmasi usai Kongres, Muhammad Safaat DP mengucapkan syukur karena mendapatkan amanah menduduki kursi 01 AFK Lutim. Ia juga mengucap terima kasih kepada Asgar R. Alie yang akan lebih memfokuskan diri untuk mengurus PSSI Luwu Timur karena beliau juga merupakan Plt. Ketua PSSI.

“Insya Allah saya akan lanjutkan program-program beliau (Asgar R. Alie). Namun yang pertama saya akan lakukan ialah rekstrukturisasi organisasi AFK Kabupaten Luwu Timur, saya akan libatkan semua perwakilan klub setiap kecamatan untuk masuk di Struktur Organisasi AFK,” tegas Adi Safaat.

Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika pada Dinas Kominfo tersebut juga mengungkapkan bahwa kedepan dirinya akan mendata semua klub-klub Futsal yang ada di Lutim untuk di Akta Notariskan.

“Jadi, kedepan kita akan data semua klub Futsal yang ada didaerah ini untuk di data di Kesbangpol agar klub tersebut di akui keabsahannya, tujuannya ialah supaya klub Lutim lebih profesional,” ungkapnya.

Terakhir, dirinya mengajak semua yang terkait untuk bersama-sama memajukan Futsal Lutim lebih profesional dan berprestasi baik di kancah Provinsi maupun nasional. (rhj)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.