Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Kadis Dikbud “Mappatemme Sikolah” 22 Peserta Belajar Angkatan Pertama SBL
Luwu Timur

Kadis Dikbud “Mappatemme Sikolah” 22 Peserta Belajar Angkatan Pertama SBL

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya Published 9 Januari 2022
Share
3 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), La Besse mewakili Bupati Luwu Timur “Mappatemme Sikolah” 22 orang peserta belajar Angkatan Pertama, yang diselenggarakan oleh Sekolah Budaya Luwu (SBL) I Lagaligo, di Aula Kantor Disdikbud, Sabtu (08/01/2022).

Kegiatan yang bertemakan “Pattuppui Ri Ade’E Pasanrei Ri Syara’E” diawali dengan Tarian Paduppa. Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparmudora), Andi Tabacina Ahmad, Wakapolres Lutim beserta Ibu, Camat Malili, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud, Ketua Yayasan Sekolah Budaya Luwu I Lagaligo, Sarma Hadayan, Wija Arung TelluBoccoE, Andi Fiqih Petta Palinrung, serta Para Fasilitator Sekolah Budaya Luwu I lagaligo Lutim.

Melalui sambutan Bupati Lutim yang disampaikan Kepala Disdikbud, La Besse menyampaikan, pengukuhan Peserta SBL Angkatan Pertama itu, secara tidak langsung juga untuk mengingatkan kita semua pentingnya menjaga budaya dan nilai-nilai kearifan lokal yang berkembang di masyarakat.

Baca Juga

Tiga Emas Antar Luwu Timur Jadi Juara Umum IV MTQ Sulsel

“Atas dasar itu, maka saya atas nama Pemerintah sangat mendukung kehadiran Sekolah Budaya Luwu ini, karena merupakan salah satu wujud nyata dari kepedulian masyarakat dan Pemerintah untuk melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya,” tambah La Besse.
 
Ia juga menekankan agar dinas terkait dalam hal ini Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga agar bersinergi dan berperan aktif mendukung kegiatan-kegiatan pengembangan seni dan budaya di masyarakat.

“Pemerintah dan masyarakat harus bekerjasama dan bersinergi menjaga dan melestarikan budaya sebagai bagian penting dari identitas dan kearifan lokal dan juga berpotensi menjadi salah satu daya tarik pendukung pengelolaan industri pariwisata,” imbuhnya.


 
Sementara itu, Ketua Yayasan Sekolah Budaya Luwu I Lagaligo Lutim, Sarma Hadayan berpesan agar melibatkan anak-anak muda secara langsung untuk ikut berpartisipasi aktif melalui nilai-nilai seni, kearifan lokal, dan olahraga tradisional yang ada di Bumi Batara Guru.

“Cuman memang perlu dukungan yang luar biasa dari Pemerintah dan pihak sekolah, Disdikbud dan semua harus ikut terlibat. Selain itu, tidak boleh ada sekat ketika berbicara soal budaya,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, sebagai Ketua Yayasan Sekolah Budaya Luwu I Lagaligo, sudah menjadi tanggungjawabnya selaku pemerhati budaya tidak boleh tinggal diam dengan melihat perkembangan zaman yang begitu pesat dan maju yang seakan mengilas nilai-nilai kearifan lokal kita.

“Maka saatnya kita harus turun dan mengambil peran sekecil apapun, selama adalah nilai-nilai positif dalam rangka melestarikan adat dan budaya kita,” tambahnya.

Terakhir, Sarma mengajak seluruh lapisan masyarakat bergerak bersama-sama untuk membesarkan Sekolah Budaya Luwu I Lagaligo di Lutim. Sebab, kata dia, sudah ada dukungan luar biasa, dukungan moril dari Bupati.

“Kami yakin dan percaya bahwa kami juga banyak kekurangan hanya yang kami miliki adalah ketulusan dan keikhlasan untuk berbuat, mari kita bersama-sama berkolaborasi untuk menggaungkan ini agar budaya kita tidak hilang di telan zaman,” pungkasnya. (ikp/kominfo)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Ratusan Rider Ramaikan Event Trail di Latimojong

Bupati Lutim Apresiasi Grand Final Duta Wisata 2026 di Malili

Luwu Timur Siap Punya Charging Station, Bupati Teken MoU Kendaraan Listrik

Irwan Bachri Syam Minta Dukungan PT Vale Kembangkan Wisata Sorowako

Bupati Lutra Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Sawah

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Capaian Vaksinasi Covid19 di Kabupaten Luwu Timur Hampir 80 Persen
Next Article Syukuran Desa Taripa, Bupati Budiman Paparkan Program Prioritas Daerah

Rekomendasi Berita lainnya

Sport

Dua Putra Luwu Timur Wakili Sulsel di Kejurnas Taekwondo

18 April 2026
Ekonomi

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

18 April 2026
Ekonomi

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

17 April 2026
Hukum

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

17 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?