Usai menjadi sorotan anggota Komisi III DPRD Luwu Timur, Alpian. Proyek pengerjaan peningkatan ruas Desa Rante Mario menuju Desa Ujung Baru, Kecamatan Tomoni yang retak akhirnya diperbaiki oleh kontraktor pelaksana CV. Barata.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Syahrir Syahruddin, mengungkapkan jika ruas jalan yang retak itu telah dilakukan perbaikan.
“Yang retak sudah dilakukan perbaikan. ” Ungkap Syahrir Syahruddin, Selasa (18/1/2022).
Selain itu, lanjut Syahrir, juga telah dilakukan perbaikan bahu jalan yang menuju ke bronjong meskipun dalam item kontrak tidak ada.
“Kita juga sudah lakukan rabat beton di bahu jalan. Ini untuk mencegah aliran air masuk ke bahu yang menuju ke bronjong, ini tidak ada dalam item kontrak,” jelasnya.
Proyek pengerjaan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Luwu Timur yang bersumber dari APBD 2021 senilai Rp.998 juta lebih itu dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV. Barata, sedangkan konsultan pengawas CV. Syafrina Survival Konsultan.
Sebelumya, proyek pengerjaan peningkatan ruas Desa Rante Mario menuju Desa Ujung Baru, Kecamatan Tomoni ini mendapat desakan dari anggota DPRD Luwu Timur Alpian Alwi agar segera dilakukan perbaikan.
“Saya harap ada itikad baik dari pihak kontraktor CV. Barata untuk melakukan perbaikan kembali,” Kata Alpian, Jumat (14/1/2022).
Menurut Alpian pihak kontraktor harusnya memperhatikan kualitas pekerjaan begitupun dengan pihak pemerintah dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) selaku pengguna anggaran harusnya betul-betul teliti dalam melakukan pengawasan dan pendampingan.(rif)




