Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » DKP Luwu Timur Ajak Masyarakat Budidaya Ikan Air Tawar Gunakan Bioflok
Luwu Timur

DKP Luwu Timur Ajak Masyarakat Budidaya Ikan Air Tawar Gunakan Bioflok

Redaksi
Redaksi Published 7 Februari 2022
Share
1 Min Read
SHARE

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Luwu Timur mengajak masyarakat untuk melakukan budidaya ikan air tawar dengan memanfaatkan pekarangan rumah. Budidaya ikan air tawar yang dinamakan bioflok ini disebut memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kepala DKP Luwu Timur, Alimuddin Natsir mengatakan DKP Luwu Timur siap memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan budidaya ikan air tawar dengan metode bioflok ini.

“Kami siap memfasilitasi masyarakat, mulai dari sarana bioflok, bibit ikan, dan bahkan pakannya,” ujar Alimuddin, Senin (7/2).

Lalu ap aitu bioflok? Dilansir dari situs Kementerian Pertanian, Bioflok adalah salah satu teknologi budidaya ikan, melalui rekayasa lingkungan yang mengandalkan pasokan oksigen dan pemanfaat mikroorganisme yang secara langsung dapat meningkatkan nilai kecernaan pakan.

Prinsip dasar bioflok adalah mengubah senyawa organik dan anorganik yang terdiri dari karbon, oksigen, hidrogen, dan nitrogen menjadi massa sludge berbentuk bioflok. Perubahan tersebut dilakukan dengan memanfaatkan bakteri pembentuk gumpalan sebagai bioflok.

Teknik ini populer di kalangan peternak lele dan nilai karena mampu menggenjot produktivitas panen yang lebih tinggi. Selain itu, metode bioflok juga menekan penggunaan lahan menjadi tidak terlalu luas dan hemat air.

Oleh sebab itu, bioflok menjadi solusi efektif untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat serta menjadi cara ekonomis bagi para pebisnis bidang perikanan.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Siddiq Dorong Pemkab Lakukan Percepatan Pemanfaatan Pelabuhan Waru-waru.

Di Lutim, Bayi Baru Lahir Langsung Dapat Akta Kelahiran

Tendangan Perdana Bupati, Turnamen Futsal DPD KNPI Resmi Bergulir

Banggar DPRD & TAPD Lutim Bahas APBD Perubahan 2025, Fokus Efisiensi Anggaran

Husler Minta Linmas Menjaga Netralitas Selama Pilkades

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article PT Vale Sosialiasi Pentingnya Penerapan K3 di Kelas Motivasi Bungku
Next Article Kajati Sulsel Ramah Tamah Dengan Forkopimda dan Kepala OPD Lutim

You Might Also Like

Luwu Timur

Pengurus KNPI Lutim di Lantik

3 Oktober 2016
Hukum

Lima Orang Ini Diciduk Saat Melakukan Transaksi Narkoba

13 Mei 2014
Hukum

Polisi Temukan Ratusan Jerigen Solar di kebun Kakao di Tomoni

27 Juli 2013
Luwu Timur

Bupati Budiman Buka Rapat Bulanan dan Rakor TP-PKK Lutim

12 September 2024
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?