Bupati Luwu Timur, Budiman merespon positif program dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI dan Bank Indonesia (BI) yang ingin mendorong peningkatan kapasitas UMKM melalui kurasi UMKM agar produk dapat go global. Hal itu terungkap dalam kegiatan Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Wisata Indonesia (BBI-BWI) Sulawesi Selatan yang berlangsung 24-27 Februari 2022.
“Dengan adanya Gernas ini sebagai wadah untuk meningkatkan promosi produk UMKM dan objek wisata di Sulawesi Selatan, terutama di Kabupaten Luwu Timur,” kata Budiman.
Menurutnya, kegiatan gernas BBI-BWI sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk mengkolaborasikan produk-produk UMKM sebagai bagian utama dari sektor pariwisata.
Untuk diketahui, BI menjadi Movement Manager Gernas BBI-BWI 2022 dimana Sulawesi Selatan menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan tersebut.
Gernas BBI-BWI Sulsel Tahun 2022 mengusung tema “SEMANGAT PINISI” (Perkuat Inisiasi Nyata melalui Sinergi & Inovasi untuk Pemulihan Ekonomi – Recover Together, Recover Stronger).
Opening Ceremony Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BWI) tahun 2022 dilakukan di Anjungan Pantai Losari Makassar dan dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Kebijakan Peningkatan Pembelian dan Penggunaan Produk Dalam Negeri dalam rangka Bangga Buatan Indonesia di Baruga Karaeng Pattingallang, Rujab Gubernur Sulsel, Kamis (24/02/2022).
Rangkaian acara Gernas BBI-BWI 2022 diantaranya terdiri dari pameran produk UMKM, pemberdayaan UMKM, kurasi produk, sosialisasi zillenial, pelatihan & pendampingan. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Anjungan Pantai Losari dan Atrium Trans Studio Mall Makassar.

Bupati Luwu Timur Budiman saat menghadiri Rakor Kebijakan Peningkatan Pembelian dan Penggunaan Produk Dalam Negeri dalam rangka Bangga Buatan Indonesia di Baruga Karaeng Pattingallang, Rujab Gubernur Sulsel, Kamis (24/02). (Foto: hms/ikp/kominfo-sp)
Gubernur BI, Perry Warjiyo menyebutkan rangkaian acara Gernas BBI-BWI digelar melalui tiga bagian afirmasi UMKM dalam memperkuat dan memajukan UMKM. Tiga bagian afirmasi tersebut yakni yang pertama adalah penyediaan dan penggunaan e-catalog UMKM dalam memdukung berbagai kegiatan pengadaan pemerintah.
“Yang kedua yakni pemberdayaan UMKM dalam hal pelaksanaan pelatihan kewirausahaan serta kemudahan akses pembiayaan kepada perbankan, dan ketiga adalah digitalisasi UMKM termasuk dalam hal sistem pembayaran,” ujar Perry.
Sementara itu Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno juga menambahkan, dengan adanya Gernas BBI-BWI ini sebagai upaya untuk membangkitkan dan memulihkan perekonomian disektor pariwisata dan UMKM lokal agar semakin dicintai dan dibanggakan oleh rakyatnya sendiri dengan menggunakan berbagai produk dan karya anak bangsa. (asd)




