Quantcast
HEADLINE TOPIK:
Ketua TP PKK Lutim Ikuti Talkshow “Jaga Mental Agar Tak Terpental”
Rabu,5 Oktober 2022 | 21:30 WITA | | 88 Kali Dibaca

LUWU TIMUR – Ketua TP PKK Luwu Timur, Hj. Sufriaty Budiman mengikuti Talkshow bersama dr. Aisah Dahlan, CMHt., CM.NLP bertemakan “Jaga Mental Agar Tak Terpental”.

Talkshow yang diadakan oleh TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) tersebut juga turut dihadiri langsung Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina beserta pengurus TP PKK Kabupaten/Kota dan Organisasi Wanita se-Sulsel di Baruga Pattingalloang, Rujab Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu, (05/10/2022).

dr. Aisah Dahlan merupakan seorang dokter sekaligus konsultan penanggulangan dan penyalahgunaan narkoba. Selain itu, dr. Aisah Dahlan juga merupakan praktisi neuroparenting skill yang aktif di media sosial dan sering membahas isu kesehatan atau seputar keluarga dari perspektif keislaman atau kerohanian.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina mengucapkan selamat datang kepada Ibu Aisah Dahlan di Sulsel dan berterima kasih karena telah meluangkan waktunya untuk berbagi ilmu serta motivasi dalam hal kesehatan mental.

Naoemi menyampaikan bahwa, kondisi saat ini pada masa transisi pandemi Covid-19 menuju kehidupan normal telah memberikan dampak yang cukup besar dan ini yang perlu dipulihkan kembali baik dari sisi mental, fisik, akhlak dan kesehatan.

“Semoga dengan adanya Talkshow ini, para kader TP PKK serta undangan yang hadir mendapatkan manfaat pengetahuan tentang menjaga mental kita agar tidak terpengaruh dengan hal-hal yang negatif yang akan merusak diri sendiri. Harapan kami agar ilmu yang bapak ibu dapatkan di kegiatan Talkshow ini dapat diaplikasikan dikehidupan sehari-hari dan juga disebarluaskan ke orang-orang sekitar kita,” jelas istri Gubernur Sulsel tersebut.

Dalam kegiatan talkshow “Jaga Mental Agar Tak Terpental”, dr. Aisah Dahlan mengatakan bahwa, Manusia tidak terlepas dari emosi yang ada dalam dirinya. Dalam konteks awam, emosi sering dideskripsikan dengan kemarahan saja, namun sebenarnya emosi memiliki arti yang lebih luas dan mewakili banyak perasaan. Emosi juga diartikan sebagai reaksi seseorang terhadap suatu kejadian.

“Seseorang yang kebanyakan masalah biasanya ditimbulkan oleh emosi-emosi negatif dalam diri seseorang. Dimana untuk mencegah hal-hal yang merugikan ataupun penyimpangan maka emosi negatif itu perlu dinaikkan tingkatannya menjadi emosi positif hingga zona Ikhlas,” bebernya.

Selain tentang Manajemen Mental, dalam talkshow tersebut juga disampaikan terkait jenis-jenis Narkoba dan ciri ciri pemakainya yang langsung di ilustrasikan oleh Team Cukup Gue Aja yang merupakan para mantan pecandu Narkoba yang sudah direhabilitasi.

Ditemui setelah kegiatan Talkshow, Ketua TP PKK Luwu Timur, Hj. Sufriaty Budiman sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas penyelenggaraan Talkshow “Jaga Mental Agar Tak Terpental”.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat dan sangat memotivasi karena setelah mengikuti talkshow ini kita belajar untuk saling menguatkan, mandiri dan tegar dalam mencegah hal-hal yang tidak diinginkan di kehidupan kita,”ungkap Sufriaty.

Sufriyati berharap materi Talkshow tersebut untuk diteruskan atau disosialisasikan ke generasi pra nikah agar kelak ketika telah berkeluarga, sudah bisa memahami sifat pasangannya masing-masing.

“Insha Allah, kedepannya kegiatan seperti ini juga akan kita lakukan di Luwu Timur sebagai bagian dari pembelajaran ke masyarakat akan pentingnya kesehatan mental sejak dini,” tandasnya. (ul/prokopim/ikp-kehumasan/kominfo-sp)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...