Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Lutfy Menilai ULP Rawan KKN
DPRD Luwu Timur

Lutfy Menilai ULP Rawan KKN

Redaksi
Redaksi Published 4 Agustus 2016
Share
2 Min Read
SHARE

Unit Layanan Pengadaan (ULP) rawan dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Hal itu disampikan Anggota DPR – RI, Lutfy Andi Mutty diruang kerja ketua DPRD Luwu Timur, Kamis (4/8/16).

Menurut Bupati Luwu Utara dua periode, sistem yang dilakukan di ULP sebenarnya dapat meminimalisir KKN namun nyatanya keluhan tersebut banyak yang datang dari kontraktor soal tender proyek.

“Saya hadir hanya sebagai pengawasan, bukan penyidik yang menentukan siapa salah dan benar. Nantinya laporan ini akan saya serahkan ke LKPP dan KPPU,” ungkapnya.

Soal proyek, kata Lutfy, dirinya pernah dibuat bingung kala menjabat Bupati di Luwu Utara. Namun, dari hasil konsultasi pihak terkait sehingga tender online pertama di Indonesia Timur diterapkan di Luwu Utara.

“Saya yang pimpin langsung waktu itu dengan membawa pihak terkait. Semakin banyak sanggahan berarti pihak ULP yang salah,” kata legislator partai Nasdem senayan ini.

Dirinya berharap ULP dapat bekerja dengan baik sehingga kabupaten Luwu Timur dapat menjadi lebih baik dari yang sebelumnya.

Dikesempatan yang sama, salah seorang kontraktor, Erwin R Sandi menilai, Kelompok Kerja (Pokja) ULP asal – asalan dalam melaksanakan proses tender. Soalnya, ada perusahaan dimenangkan tanpa ada dukungan bank.

“Ada juga proyek yang dimenangkan namun tidak dilalui proses tahapan. Jadwal sudah masuk masah sanggahan namun pemenang tidak ada. Ada beberapa sanggahan juga tidak dijawab,” ungkap Erwin.

Turut hadir, wakil ketua DPRD Lutim, HM Siddiq BM, asisten Pemerintahan, Dohri As’ari, Asisten Administrasi, Baharuddin, sejumlah anggota dewan, Pokja ULP dan kontraktor.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Wabup Irwan : Usulan Alih Fungsi Hutan Lutim Diakomodir KemenLHK

Soal Pelantikan, Warga Lutim Kirim Surat Ke Menteri

PKKPR Dicabut, Anggota DPRD Lutim Ini Sebut Pemprov Hambat Ruang Gerak Investor

DPRD Lutim Laporkan Hasil Pembahasan Banggar

Andi Endy Jelaskan Naskah Kilas Balik Pembentukan Lutim

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Thorig Husler Dikabarkan Masuk di Nasdem
Next Article Gaji Bupati, Wakil dan Legislator Lutim Terancam Tak Dibayarkan

You Might Also Like

Luwu Timur

Buka Road Show Kebudayaan, Budiman : Antusiasme Masyarakat Kalaena Luar Biasa

8 Agustus 2023
Luwu Timur

Dilepas Ketua TP PKK Lutim, Gerak Jalan Indah Meriahkan HUT RI ke 78 di Kota Malili

14 Agustus 2023
DPRD Luwu Timur

DPRD Luwu Timur Dorong Dialog Terbuka antara PT Vale dan Komunitas Petani Lada di Blok Tanamalia

19 Februari 2025
Ekonomi

Dari Pepohonan Mati Hingga Air Siap Minum

2 April 2015
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?