LUWU TIMUR – Makna Natal adalah tentang kebersamaan dalam melakukan kebaikan dan solidaritas untuk membantu sesama tanpa memandang perbedaan. Hal ini menjadi penting untuk diapresiasi, mengingat masyarakat Kabupaten Luwu Timur adalah masyarakat yang majemuk terdiri dari berbagai agama, suku, etnis, bahasa dan budaya.
Demikian yang diungkapkan oleh Bupati Luwu Timur, H. Budiman saat menghadiri Perayaan Natal Bersama ASN, TNI, Polri, Umat Kristen se-Kabupaten Luwu Timur yang berlangsung di Lapangan Sepakbola Desa Maleku, Kecamatan Mangkutana, Sabtu (03/12/2022).
Lanjut Bupati, kemajemukan masyarakat kita harus disikapi dengan penuh rasa syukur dan sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Mari kita belajar mengembangkan sikap saling menghormati dan saling menghargai perbedaan masing-masing.
“Saya bersyukur karena masyarakat Luwu Timur memiliki kematangan dan kedewasaan dalam menyikapi perbedaan yang ada, sehingga kedamaian dan kebersamaan dapat kita rasakan hingga saat ini. Kiranya kondisi tersebut dapat terus kita pertahankan dimasa yang akan datang guna menciptakan kondisi yang aman dan damai di Luwu Timur,” pesan Budiman.

Untuk itu, Bupati meminta kepada para Tokoh agama dan Umat Kristiani agar dapat menjadi pelopor pemersatu bangsa, serta menjadi mitra pemerintah dalam pelaksanaan berbagai kebijakan dan program pemerintah demi terwujudnya visi pemerintah daerah yaitu Luwu Timur berkelanjutan berlandas nilai agama dan budaya.
“Saya menyadari bahwa sudah banyak program pemerintah daerah yang sudah kita laksanakan, namun masih banyak pula yang belum kami kerjakan. Namun saya tetap berharap dukungan dan doa seluruh elemen masyarakat agar program yang masih tersisa bisa kami tuntaskan nantinya,” harapnya.
Terakhir, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini mengungkapkan bahwa, sebentar lagi akan memasuki tahun 2023. Ia kembali mengajak kepada umat Kristiani dan kepada semua masyarakat untuk senantiasa membangun optimisme, melangkah ke tahun yang baru dengan semangat yang baru agar hari esok lebih baik dari hari ini.
“Mari bangun kebersamaan dan toleransi yang berlandaskan kasih, sukacita, damai dan sejahtera. Mari kita wujudkan iman lewat perbuatan yang nyata bagi sesama, bagi bangsa dan negara serta Luwu Timur yang kita cintai bersama,” tandas Bupati Luwu Timur. (*)




