LUWU TIMUR – Bupati Luwu Timur, H. Budiman mengapresiasi bapak ibu pendeta, panitia pembangunan dan seluruh jemaat karena telah berhasil menyelesaikan pembangunan gereja ini. Selesainya pembangunan tempat ibadah ini tentunya merupakan hasil kerjasama dan kerja keras.
“Oleh sebab itu, saya berharap kiranya kerjasama yang telah berjalan dengan baik ini akan tetap dipertahankan bahkan diringkatkan untuk program-program selanjutnya,” kata Bupati saat meresmikan gedung gereja GKST Jemaat Eklesia Po’usintowe, Desa Balaikembang, Kecamatan Mangkutana, Kamis (08/11/2022).
Menurut Budiman, ketika jemaat mampu membangun gedung gereja secara fisik, berarti jemaat juga memiliki potensi yang baik yang dapat dikelola untuk mematangkan jemaat secara lahiriah dan rohaniah.

Kemajuan jemaat secara lahiriah dan rohaniah, kata Bupati Luwu Timur, merupakan keberhasilan pimpinan gereja dan pimpinan daerah. Untuk itu, gereja dan pemerintah harus senantiasa bekerjasama dan bersinergi, dimana hal ini sejalan dengan visi misi pemerintah daerah, yaitu berkelanjutan dan lebih maju berlandas nilai agama dan budaya.
“Oleh sebab itu, pembangunan keagamaan bukan hanya upaya untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan, pemahaman, serta pengalaman ajaran agama, melainkan juga ditujukan untuk membangun masyarakat, agar memiliki kesadaran akan realitas sosial tentang nilai-nilai keberagaman dan kebhinekaan,” tuturnya.
“Kesemuanya itu, kuncinya adalah persatuan, kebersamaan dan kerja keras diantara kita semua, tanpa melihat perbedaan indentitas kita. Marilah kita menghargai perbedaan dengan cara-cara yang bijak, kita bangun solidaritas kemanusiaan yang kuat di Kabupaten Luwu Timur ini,” tandas Bupati Budiman.
Turut hadir pada kesempatan ini, Anggota DPRD Luwu Timur, Andi Surono, Kapolsek Mangkutana, AKP. Nyoman Sutarja, Danramil, Kapt. Mujahid, Camat Mangkutana, Zulkifli Adi Saputra, Camat Tomoni Timur, Herpin, Kades Balai Kembang, Muh. Aswan, Kades Maleku, Juber Sangga serta para jemaat Eklesia Po’usintowe. (*)




