Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Reading: Jadi Kabupaten Inovatif, Indeks Skor Inovasi Daerah Lutim Tahun 2022 Naik Jadi 54,28
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Jadi Kabupaten Inovatif, Indeks Skor Inovasi Daerah Lutim Tahun 2022 Naik Jadi 54,28
Luwu Timur

Jadi Kabupaten Inovatif, Indeks Skor Inovasi Daerah Lutim Tahun 2022 Naik Jadi 54,28

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya 31 Januari 2023
Share
SHARE

LUWU TIMUR – Skor Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Luwu Timur untuk tahun 2022 mengalami kenaikan yang cukup siginifikan dengan skor 54,28 sekaligus menyandang predikat sebagai Kabupaten Inovatif dan berada di urutan 99 dari 415 Kabupaten se Indonesia yang masuk penilaian IGA 2022.

Hal tersebut tertuang dalam surat Menteri Dalam negeri Nomor : 000.10/398/BKSDN Tanggal 30 Januari 2023 Tentang pengukuran dan penilaian Indeks Inovasi Daerah tahun 2022 untuk tingkat provinsi, Kabupaten dan Kota se Indonesia.

Jika dibandingkan tahun 2021 lalu, hasil pengukuran dan penilaian indeks inovasi daerah Kabupaten Luwu Timur cukup “memprihatinkan“ dengan hanya meraih skor 22,28 serta berada di urutan ke 287 dari 500 Kabupaten/Kota dengan Kategori tidak Inovatif.

Belajar dari pengalaman ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur di bawah kendali Bupati H. Budiman kemudian menggenjot semua perangkat daerah mulai level pimpinan hingga Staf untuk melahirkan inovasi serta dilaporkan secara rutin ke Mendagri sesuai mekanisme yang ditetapkan.

BACA JUGA:

Perkenalkan Logo City Branding “Lutim Juara”, Simbol Baru Identitas Luwu Timur

“Kelemahan kita selama ini, ada banyak Inovasi yang kita buat dan kita hasilkan di unit kerja, tetapi sistem pelaporannya ke Kemendagri yang tidak sesuai mekanisme sehingga melahirkan penilaian sebagai Kabupaten tidak inovatif,“ kata Bupati Budiman, saat menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba Inovasi Daerah tingkat Kabupaten Luwu Timur di Aula Dinas Pendidikan, baru-baru ini.

Terkait suksesnya Lutim memperbaiki peringkat indeks Skor Inovasi daerah dari predikat tidak inovatif menjadi inovatif, Kepala Bapelitbangda Kabupaten Luwu Timur, melalui Kepala Bidang Litbang, Dr. Syaifullah mengungkapkan bahwa, naiknya indeks Inovasi Daerah Kabupaten Luwu Timur tahun 2022 berkat kerjasama tim. Selain itu, yang ada juga beberapa factor yang tidak kalah pentingnya seperti ; pelaporan Inovasi Daerah ke Kemendagri sudah sesuai mekanisme dan tatanan format penilaian Kemendagri.

“Selain itu juga, nilai rata-rata kematangan inovasi yang dilaporkan diatas 70%, ditambah dengan data-data indikator makro Kabupaten yang bernilai positif seperti nilai IPM di urutan ke 4, Data Kemiskinan yang cenderung turun serta Opini WTP ikut mendongkrak skoring inovasi daerah kita,“ jelas Syaifullah, Selasa (31/01/2023) di Malili.

Olehnya itu, kata Kabid Litbang, untuk mempertahankan predikat Inovatif ini, maka yang harus dilakukan adalah dengan menggiatkan serta memperbanyak inovasi baik secara kuantitas dan kualitas dengan rata-rata diatas 70%.

“Kalau ini bisa kita lakukan, maka saya yakin setiap tahun posisi kita sebagai Kabupaten inovatif akan terus naik dari sekarang, paling tidak kita bisa naik dari kategori inovatif menjadi sangat inovatif,” tandasnya.

Sebagai informasi, untuk penilaian indeks inovasi daerah Kemendagri tahun 2022, ada 510 Pemda yang melaporkan inovasi dan 32 Pemda yang tidak melaporkan. Sementara untuk Sulawesi Selatan, Luwu Timur berada di urutan ketiga setelah Pangkep dan Takalar. (ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dokumen Hampir Rampung, Lutim Masuk Daftar Calon Penerima Program LSDP

Pemkab Lutim Mantapkan Integrasi Layanan Darurat 112

Digembleng 10 Hari, Puluhan Personel Satpol PP Lutim Kini Sandang Baret

Dinkes Lutim Ramaikan HKN ke-61 dengan Lomba dan Edukasi Kesehatan

Hari Ini, DPRD Luwu Timur Gelar Paripurna Bahas Lima Ranperda Strategis

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article Kunjungi Perpustakaan Ibu dan Anak Prov Sulsel, Sufriaty : Semoga Jadi Referensi untuk Lutim
Next Article Produksi PT Vale Triwulan Keempat 2022, 16.183 Metrik Ton
Sumber Data Cuaca: prakiraancuaca cuaca besok di Palopo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?