Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Pengawasan di Pasar Malili dan Lakawali, Tim Terpadu Temukan Makanan, Kosmetik Kadaluwarsa dan Ikan Tidak Segar
Luwu Timur

Pengawasan di Pasar Malili dan Lakawali, Tim Terpadu Temukan Makanan, Kosmetik Kadaluwarsa dan Ikan Tidak Segar

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya Published 16 April 2023
Share
3 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Kecamatan Malili menjadi lokus terakhir Tim terpadu pengawasan obat dan makanan Kabupaten Luwu Timur. Pengawasan dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur, dr. Adnan, dengan obyek pengawasan berada di pasar Malili dan Pasar Lakawali, Minggu (16/04/2023).

Di sela-sela aktivitas pengawasan, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, dr. Adnan mengungkapkan bahwa, pengawasan obat dan makanan ini akan dilaksanakan 4 kali setahun tidak hanya saat bulan ramadhan dan hari raya dengan tujuan agar para pelaku usaha tetap merasa diawasi terus oleh Tim Terpadu.

“Walaupun hasil dari pengambilan sampel takjil sudah dikeluarkan oleh Loka POM Palopo negatif, kegiatan pengawasan obat dan makanan ini akan kembali kita laksanakan 4 kali dalam setahun, tidak hanya bulan ramadhan dan hari raya tetapi juga dilakukan di hari biasanya. Hal ini dilakukan agar para pelaku usaha merasa diawasi dan untuk melakukan pelanggaran itu menjadi sangat kecil kemungkinannya,” terang dr. Adnan.

Sementara itu, pengawasan yang didampingi Sekretaris Disdagkoprinum, Andi Polejiwa Matandung bersama tim pangan segar saat menyusuri kawasan pasar Malili mendapati banyak pedagang ikan yang menjual ikan yang sudah tidak segar lagi.

“Kami menemukan banyak pedagang nakal yang masih menjual ikan yang sudah tidak segar lagi, hal ini sangat disayangkan karena yang diinginkan pemerintah bagaimana masyarakat gemar makan ikan. Tetapi para pedagang justru menjual ikan yang tidak segar lagi yang membuat masyarakat ogah untuk membeli ikan,” pungkas Andi Polejiwa.

Masih di kawasan yang sama, tim terpadu juga banyak menemukan pangan kemasan yang sudah tidak layak konsumsi alias expired, kemasan rusak dan tanpa pirt, serta kosmetik dan obat tanpa ijin edar (BPOM).

Dari pasar Malili selesai, tim terpadu melanjutkan pengawasan obat dan makanan di pasar Lakawali.

Di pasar rakyat ini, Tim terpadu menemukan beberapa toko yang menjual pangan kemasan yang telah expired. tim terpadu akhirnya membantu pemilik toko untuk memilah barang yang akan di return oleh pemilik toko, dan barang yang akan dimusnahkan sendiri oleh pemilik toko tersebut.

Adapun Tim pengawasan yang turun ke lapangan terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan dan Kelautan, Diskoperindagrinum, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Diskominfo-SP, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu, Satuan Polisi Pamong Praja, perwakilan Kecamatan Malili dan perwakilan Polsek Malili. (res/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Tingkatkan Kapasitas Aparatur, Bupati Lutim Teken Nota Kesepakatan Dengan LAN RI

Sekda Luwu Timur Dukung Program Transaksi Digital

Suara Ngaben di Angkona: Tradisi, Haru, dan Kehadiran Wakil Bupati

Bersama Forkopimda, Bupati Budiman Canangkan Wanasari Sebagai Desa Tangguh Inflasi

Pj. Gubernur Sulsel Kaget Kepala Desa di Lutim Gunakan Avanza Veloz

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Bupati Budiman : Komoditi Kakao Penyumbang Tertinggi dari Sektor Pertanian
Next Article Bupati Budiman Launching “Lemari Berkah” Baznas Kabupaten Luwu Timur

You Might Also Like

Luwu Timur

Hadiri Pengukuhan Macoa Bawalipu, Husler : Pengurus Harus Jadi Pelita Dan Contoh Yang Baik

28 Juli 2018
Luwu Timur

Wabup Lutim Buka Pelatihan Keluarga Muda Berdaya Seri 4 Program Kemenpora RI

5 Juni 2024
Luwu Timur

Husler Janji Bantu Penataan Halaman MTS Towuti

23 Mei 2016
Luwu Timur

Tarian Adat Pamona Warnai Peresmian Kantor Desa Beringin Jaya

21 November 2016
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?