LUWU TIMUR – Guna meningkatkan komitmen dan peran serta pemerintah daerah, mitra kerja dan stakeholder terkait dalam mendukung program pembangunan keluarga kependudukan dan KB dalam rangka percepatan penurunan stunting, maka Dinas P2KB Lutim menggelar Rakerda Bangga Kencana tingkat Kabupaten Lutim Tahun 2023, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Jumat (16/06/2023).
Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, dr. H. April yang hadir mewakili Bupati Luwu Timur membuka kegiatan tersebut mengingatkan kembali agar saling bahu membahu mensukseskan Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).
Sehubungan dengan hal tersebut, Ia menitipkan 3 pesan :
1. Pentingnya peran keluarga pada zaman yang semakin modern sebagai unit terkecil dalam masyarakat justru semakin kritikal. Untuk memastikan pembangunan manusia berlangsung secara utuh mulai dari awal kehidupannya, maka keluarga menjadi tempat menanamkan nilai-nilai kecerdasan, produktivitas serta keimanan setiap orang.
“Dalam membangun keluarga, saya juga berharap program Bangga Kencana dapat terus melaksanakan kegiatan untuk memjangkau generasi muda sampai ke pelosok. Pemahaman dini akan pentingnya membangun ketahanan keluarga bagi remaja dapat menjadi bekal yang menentukan kualitas keluarga kedepan, kita ingin membangun keluarga yang sejahtera lahir dan batin serta harmonis dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya menambahkan.
2. Optimalisasi sumber daya dalam pelaksanaan percepatan penurunan stunting agar tidak melupakan aspek akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya. Kemitraan telah dibangun dengan melibatkan banyak pihak dan berbagai sumber pendanaan baik dari pemerintah pusat dan daerah bahkan dari lembaga non pemerintah. Kepercayaan tersebut juga harus dijaga agar kemitraan tetap berjalan dengan baik.
3. Berkaitan dengan konvergensi antar program, pada berbagai pertemuan terkait dengan stunting selalu mengingatkan bahwa konvergensi tidak mudah direalisasikan, membutuhkan sinergitas dan kolaborasi dari semua pihak terkait dalam penanganan stunting, program, kegiatan, dan anggaran diharapkan saling melengkapi sehingga intervensi yang diberikan diterima oleh rumah tangga sasaran dengan baik dan utuh sehingga upaya dalam menangani masalah stunting dapat berlangsung dengan cepat.
“Saya menaruh harapan besar kepada setiap pihak yang terkait untuk mewujudkan tujuan yang mulia dalam menyukseskan program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting,” tuturnya.
“Terakhir, saya mengajak semua unsur yang hadir pada rakerda untuk memberikan sumbangan pemikiran saran dan pokok pikiran serta rencana kerja yang sistimatik untuk dapat dijadikan acuan atau pedoman dalam mendukung pelaksanaan dan keberhasilan perkembangan pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana di masa yang akan datang, dalam rangka mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera,”tutup dr. April.
Usai membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ini, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari 3 orang pemateri, yakni Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Dinas P2KB Lutim, I Nengah Sudiasa, Perwakilan Bapelitbangda, Mujahid Saleh, dan Perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lutim, Muhammad Abdi.
Hadir pada kesempatan ini, Ketua Pokja Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Sulsel, Yoseph Upa, S.Sos. M.Si, Kepala Dinas P2KB Lutim, Hj. Puspawati Husler beserta jajaran, unsur Forkopimda Lutim, para Kepala OPD, para Camat, para Organisasi Wanita, Puskesmas, Bidan, TP PKK Kecamatan, KUA Kecamatan, Kepala Desa Lokus Stunting, Koordinator PKB/PLKB, PPKBD, dan Sub PPKBD. (*)




