LUWU TIMUR – Staf Ahli Pembanguna Kabupaten Luwu Timur, Rapiuddin Tahir menegaskan bahwa sangat penting dalam menjaga kesehatan siswa yang merupakan aset berharga bagi masa depan bangsa.
“Sehingga melalui kegiatan ini, kita berharap untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang bagi siswa-siswi kita,” ujarnya saat membuka Orientasi Berjenjang Aksi Bergizi Sekolah/Madrasah Sehat Kabupaten Lutim Tahun 2023, di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Lutim, Senin (17/07/2023).
Menurut Staf Ahli, program ini juga dirancang untuk mendorong partisipasi aktif dari semua pihak terkait, termasuk guru, orang tua, dan masyarakat setempat, agar bersama-sama menciptakan budaya hidup sehat di sekolah dan di rumah.
Orientasi berjenjang aksi bergizi sekolah/madrasah sehat juga merupakan suatu pendekatan sistematis yang mencakup serangkaian kegiatan dan langkah-langkah untuk mempromosikan pola makan sehat, aktivitas fisik, kesehatan mental, dan lingkungan yang ramah terhadap kesehatan di dalam lingkungan sekolah atau madrasah sehingga beberapa poin penting yang menjadi fokus dalam pendekatan ini adalah :
1. Pendidikan Gizi dimana Sekolah/Madrasah sehat harus memberikan pendidikan gizi kepada siswa untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang makanan sehat, pentingnya nutrisi yang seimbang, dan dampaknya, terhadap kesehatan. Ini bisa dilakukan melalui programprogram pendidikan yang melibatkan guru-guru, spesialis gizi, atau ahli kesehatan terkait.
2. Adanya fasilitas olahraga dan aktivitas fisik yang memadai bagi sekolah/madrasah untuk mendorong siswa agar berpartisipasi dalam aktivitas fisik.
3. Kesehatan mental dan emosional siswa agar mereka mendapatkan pelayanan konseling, pengembangan keterampilan sosial, dan terciptanya lingkungan yang mendukung keamanan dan kesejahteraan mental siswa.
4. Adanya lingkungan fisik yang sehat karena sekolah madrasah harus memastikan kebersihan lingkungan, penyediaan air bersih, sanitasi yang baik, serta promosi praktik kebersihan yang sehat di antara siswa dan guru.
5. Partisipasi Komunitas juga sangat penting dengan melibatkan kolaborasi dari orang tua, ahli kesehatan setempat, organisasi masyarakat, dan lembaga terkait lainnya untuk dapat membantu menciptakan kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan di dalam dan di luar lingkungan sekolah/madrasah.
“Saya ingin mengucapkan, semoga acara Orientasi Berjenjang Aksi Bergizi Sekolah/Madrasah Sehat ini menjadi titik awal yang baik bagi perubahan positif dalam pola makan dan gaya hidup kita semua. Mari kita terus bekerja sama dan menjaga semangat ini agar tetap hidup dalam setiap langkah kita,” terang Rapiuddin.
Sekedar diketahui bersama, kegiatan Orientasi Berjenjang Aksi Bergizi Sekolah/Madrasah Sehat Kabupaten Lutim Tahun 2023 ini diselenggarakan oleh Jenewa Madani Indonesia bekerjasama dengan Biro Kesejahteraan Rakyat, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kantor Wiayah Provinsi Sulsel, yang diikuti 43 peserta, meliputi 18 Puskesmas, 20 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 5 Madrasah Tsanawiyah (MTs).
Turut hadir Direktur Jenewa Madani Indonesia beserta Tim, Kepala Kantor UNICEF Perwakilan Sulawesi dan Maluku, Sekretaris Daerah dan seluruh jajaran Pemerintah Lutim, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Lutim, para kepala OPD, dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat. (*)




