Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » “LAPAK SALUT”, Sebuah Inovasi yang Bertujuan untuk Meningkatkan Kebersihan Lingkungan
Luwu Timur

“LAPAK SALUT”, Sebuah Inovasi yang Bertujuan untuk Meningkatkan Kebersihan Lingkungan

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya Published 24 Agustus 2023
Share
3 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Permasalahan sampah di Kabupaten Luwu Timur khususnya Ibu Kota Malili bukan lagi hal yang baru. Berbagai himbauan dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Luwu Timur agar masyarakat tidak membuang sampah di sembarang tempat.

Selain himbauan, Pemda juga telah menaruh dan menyiapkan kontainer sampah dibeberapa titik agar masyarakat tidak sembarangan membuang sampahnya. Namun karena masih kurangnya kesadaran, sampai saat ini sampah-sampah masih menjadi momok yang terus diperhatikan oleh Pemerintah Luwu Timur.

Karena hal tersebutlah,, DARIUS OTTO, S.KM. yang merupakan Kepala UPTD Pengelolaan Kebersihan dan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Lutim yang saat ini tengah mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Pengawas di Pusat Pengembangan SDM Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Regional Makassar menciptakan sebuah inovasi bernama “LAPAK SALUT”.

LAPAK SALUT yang merupakan akronim dari Layanan Pengelolaan Kebersihan Sampah Kabupaten Luwu Timur ini bahkan di dukung oleh Bupati Luwu Timur dengan mengeluarkan Surat Edaran Nomor : 100.3.4.2/0619/BUP tentang Pemberlakuan Waktu Membuang Sampah.

Dalam isi surat edaran tersebut, terdapat 4 (empat) poin yang menjadi penekanan Bupati Luwu Timur, diantaranya :

1. Kegiatan pengelolaan kebersihan dan persampahan dalam wilayah kota Malili dilakukan dengan mengatur waktu/jam untuk membuang sampah pada pukul 05.00 sampai dengan 08.00 Wita,

2. Mengajak pejabat/staf untuk melakukan kegiatan pengelolaan kebersihan dan persampahan dengan cara membuang pada tempatnya di lingkungan SKPD masing-masing sesuai dengan waktu/jam yang telah diatur tersebut,

3. Camat Malili menginstruksikan kepada Lurah Malili, Kepala Desa Puncak Indah, Kepala Desa Ussu, Kepala Desa Baruga, dan Kepala Desa Balantang agar melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait waktu/jam untuk membuang sampah,

4. Jika dalam kondisi tertentu tidak dapat membuang sampah di tempat sampah masing-masing pada waktu/jam yang telah di atur tersebut, maka diwajibkan untuk membuang sampah pada Tempat Pembuangan Sementara (TPS) berupa container sampah yang telah di sediakan di lingkungan masing-masing.

Sang Inovator, Darius Otto menjelaskan, inovasi LAPAK SALUT bertujuan untuk meningkatkan kebersihan lingkungan melalui pengelolaan kebersihan dan persampahan yang baik.

“Alhamdulillah, inovasi saya ini mendapat dukungan dari bapak Bupati Luwu Timur dengan mengeluarkan surat edaran tentang pemberlakuan waktu membuang sampah, yang isinya adalah mengatur waktu untuk membuang sampah bagi masyarakat di wilayah Kota Malili pada pukul 05.00 sampai 08.00 Wita,” bebernya.

Surat Edaran Bupati Luwu Timur tersebut, lanjut Darius, sangat berguna untuk membantu dan mendukung pelaksanaan program atau kegiatan pengelolaan kebersihan dan persampahan agar berjalan dengan baik, efektif dan efisien.

“Dan melalui media online ini, saya melakukan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah Kota Malili terkait waktu untuk membuang sampah tersebut, semoga dengan mematuhi peraturan waktu tersebut, masalah persampahan di Malili bisa sedikit teratasi dan membuat Ibu Kota Luwu Timur bersih dan indah dipandang,” harap Darius Otto. (*)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Bupati Luwu Timur Sambut Kedatangan Rombongan Komisi VII DPR RI

Bupati Luwu Timur Serahkan Empat Bus Pemadam Kebakaran

Tahanan Meninggal, Ini Penjelasan BNN Palopo

Pemkab Lutim Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Secara Virtual

Soal Koalisi, Gerindra Lutim Belum Bersikap

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Kerjasama Perpusna, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lutim Gelar Bimtek SPP-TIK
Next Article Aneka Ragam Budaya pada Roadshow Kebudayaan di Tomtim, Budiman : Kita Satu Kesatuan di Lutim

You Might Also Like

Luwu Timur

Di Lutim, Total Pasien Sembuh Sebanyak 1.767 Dari 1.852 Kasus

12 Desember 2020
Luwu Timur

Bupati Luwu Timur Terima Penghargaan Dari Kementerian Koperasi

12 Juli 2019
Luwu Timur

Dukung UMKM, Pemkab Luwu Timur Siap Percepat Akses Keuangan

17 Maret 2025
Luwu Timur

Peduli Covid-19, KKP Luwu Timur Bantu 2000 Masker Untuk di Bagikan

3 Mei 2020
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?