Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Reading: Plafon Ambruk, DPRD Soroti Pembangunan RS di Towuti
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Plafon Ambruk, DPRD Soroti Pembangunan RS di Towuti
DPRD Luwu Timur

Plafon Ambruk, DPRD Soroti Pembangunan RS di Towuti

Redaksi
Redaksi 4 Maret 2025
Share
Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Muhammad Siddiq BM
SHARE

Rumah Sakit Towuti, yang dibangun dengan dana daerah sebesar Rp 3,7 miliar, belum sempat melayani satu pun pasien. Namun plafon  di salah satu bagiannya sudah lebih dulu ambruk. Gedung anyar yang seharusnya menjadi simbol kemajuan pelayanan kesehatan itu kini justru menyisakan tanda tanya besar soal kualitas konstruksinya.

Kondisi itu ditemukan saat rombongan DPRD Luwu Timur yang dipimpin oleh Wakil Ketua I, Muhammad Siddiq BM, melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek. “Baru selesai dibangun, belum diresmikan, tapi sudah rusak. Ini tidak bisa ditolerir,” kata Siddiq, Senin pekan ini.

Proyek pembangunan RS Towuti dikerjakan oleh kontraktor lokal, CV Bintang Mahalona Perkasa, dengan pendanaan dari APBD 2024. Meski secara administratif proyek telah rampung, kondisi fisik bangunan justru menimbulkan kecurigaan terhadap kualitas pengerjaan.

“Kita akan panggil pihak rekanan. Mereka harus bertanggung jawab penuh atas kerusakan ini dan segera memperbaikinya,” tegas Siddiq. Menurutnya, kejadian seperti ini mencerminkan lemahnya pengawasan teknis dalam pelaksanaan proyek infrastruktur publik.

BACA JUGA:

DPRD Luwu Timur Respons Aksi AMLT, Tegaskan Komitmen Berpihak pada Rakyat

Kondisi plafond rumah sakit di Towuti yang mengalami kerusakan saat di tinjau Wakil Ketua I DPRD Lutim (Sumber: ist)

Kasus RS Towuti menambah deret panjang proyek pemerintah daerah yang selesai di atas kertas namun bermasalah dalam pelaksanaan. Sayangnya, hal ini bukan kali pertama terjadi di Luwu Timur. Sebagian pengamat menilai, akar persoalan kerap terletak pada kombinasi antara rendahnya kualitas perencanaan dan minimnya sanksi terhadap kontraktor yang tidak profesional.

DPRD berjanji akan mengawal persoalan ini hingga tuntas. “Kami tidak ingin uang rakyat dibuang untuk bangunan yang rapuh sebelum digunakan. Ini soal tanggung jawab moral dan hukum,” ujar Siddiq.

Sementara itu, pihak kontraktor belum memberikan tanggapan resmi.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

DPRD Lutim Dorong Skema PJLP untuk Selamatkan 208 Tenaga Non-ASN

Sekretariat DPRD Luwu Timur Paparkan Mekanisme PAW dalam FGD KPU Lutim

DPRD Luwu Timur Jadwalkan Reses Perseorangan 13–15 Desember

DPRD Luwu Timur Soroti Pemerataan Sarpras Madrasah

Rusdi Layong Apresiasi Gerakan Warga Tolak PT PDS, Ingatkan Risiko Bencana Tambang

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article PT Vale Buka Lowongan Manajer Keamanan untuk Warga Luwu Timur
Next Article Firmanza: Pokir 2026 Disesuaikan dengan Efesiensi Anggaran
Sumber Data Cuaca: prakiraancuaca cuaca besok di Palopo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?