Sekretariat DPRD Luwu Timur meluncurkan layanan digital Strata Reses untuk memudahkan masyarakat mengetahui jadwal dan lokasi pelaksanaan Reses Perseorangan anggota DPRD yang digelar pada 12–14 Agustus 2025.
Sekretaris DPRD Luwu Timur, Aswan Azis, mengatakan Strata Reses hadir sebagai bentuk inovasi pelayanan publik agar masyarakat lebih mudah terhubung dengan wakil rakyatnya.
“Warga cukup mengakses Strata Reses lewat ponsel. Di sana sudah tersedia jadwal lengkap, lokasi pertemuan, dan anggota dewan yang melaksanakan reses di masing-masing dapil,” jelas Aswan, Senin (11/08/2025).
untuk mengaksesnya, cukup buka web browser di ponsen masing-masing, dan klik di sini.
Dalam situs resminya, dijelaskan bahwa STRATA RESES (Strategi Tata Kelola Reses) adalah sistem informasi yang disiapkan untuk memantau kegiatan reses DPRD yang dilaksanakan secara terstruktur dan sistematis dalam menyusun, merencanakan, menganalisis, serta melaksanakan program kegiatan agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Kegiatan ini mencakup pelaksanaan agenda, penjadwalan, dokumentasi, pelaporan, serta penyerapan usulan dan aspirasi masyarakat selama masa reses berlangsung.
Tujuan utama dari STRATA RESES adalah menyerap, menindaklanjuti aspirasi, usulan, serta pengaduan masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan politis anggota DPRD kepada konstituen di daerah pemilihannya. Sistem ini juga mendukung transparansi dan akuntabilitas publik atas hasil kegiatan reses yang telah dilakukan.
Aswan menambahkan, layanan digital ini memungkinkan masyarakat mempersiapkan diri untuk hadir dalam pertemuan reses. Dengan begitu, partisipasi masyarakat bisa lebih tinggi, sekaligus memperbesar peluang aspirasi mereka disampaikan dan diperjuangkan di tingkat kabupaten.
“Reses ini adalah ruang bagi warga menyampaikan kebutuhan, ide, dan harapan. Dengan adanya Strata Reses, informasi semakin terbuka dan transparan sehingga masyarakat tidak ketinggalan,” tegasnya.
Sekretariat DPRD mengajak seluruh warga Luwu Timur memanfaatkan layanan ini dan hadir langsung di lokasi reses.
“Semakin aktif masyarakat menyuarakan aspirasinya, semakin besar pula dampak positif bagi pembangunan daerah,” pungkas Aswan.




