Anggota DPRD Luwu Timur, Sarkawi Hamid, menegaskan bahwa pembangunan ruang publik harus menjadi agenda prioritas pemerintah daerah. Penekanan itu ia sampaikan dalam Rapat Badan Anggaran (Banggar) pada Kamis (20/11/2025).
Sarkawi menggambarkan tiga indikator sederhana yang menunjukkan kemajuan suatu daerah: rumah ibadah yang ramai, pasar yang hidup, dan fasilitas olahraga yang aktif digunakan masyarakat.
“Kita bersyukur rumah ibadah terus berkembang. Pasar juga ramai. Sekarang tinggal bagaimana tempat olahraga bisa menjadi pusat aktivitas masyarakat,” kata Sarkawi.
Ia menilai program Sabtu Sehat Juara (SSJ) telah memperlihatkan tingginya minat warga untuk berolahraga. Momentum itu, menurutnya, harus diimbangi fasilitas yang nyaman, tertata, dan menarik.
Sarkawi menjelaskan bahwa ruang olahraga tidak cukup hanya dibangun. Ruang publik membutuhkan elemen yang membuat warga betah berlama-lama, seperti jogging track rapi, area bersantai, hingga spot foto yang menarik.
“Kalau tempatnya nyaman, orang pasti datang. Di situ bukan hanya olahraga, tapi juga tempat orang berinteraksi,” ujarnya.
Ia juga menyebut banyak ide dan diskusi penting justru muncul saat warga berjalan pagi atau beraktivitas santai. Karena itu, ruang publik berkualitas memiliki dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat.
Dari sisi anggaran, politisi Gerindra itu menegaskan Banggar DPRD Lutim siap memberi ruang jika pemerintah mengajukan kebutuhan pembiayaan. Ia menyarankan pembangunan dilakukan bertahap sesuai kemampuan daerah.
“Yang penting ada tahapannya jelas. Kalau memang dibutuhkan anggaran, kita dukung,” tutup Sarkawi.




