Upaya digitalisasi layanan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali mendapat pengakuan setelah meraih dua penghargaan Bank Indonesia, masing-masing CHAPTER 2025 dan ASN Digital Award. Pencapaian ini langsung mendapat apresiasi dari kalangan legislatif.
Anggota DPRD Luwu Timur, Bangkit Revormansyah Pratama, menyebut penghargaan tersebut sebagai bukti bahwa Pemkab Lutim berada di jalur yang tepat dalam membangun pelayanan publik yang modern, cepat, dan mudah dijangkau.
Menurut Bangkit, manfaat digitalisasi kini mulai dirasakan masyarakat secara nyata.
“Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tetapi kenyamanan. Masyarakat bisa mengakses layanan tanpa antre panjang. Ini perubahan yang harus terus didorong,” ujarnya.
Dua penghargaan dari Bank Indonesia tersebut mencakup kategori Kabupaten Partisipatif dan ASN Digital Award, yang dinilai mencerminkan semakin kuatnya keterlibatan warga serta kesiapan aparatur dalam memanfaatkan teknologi untuk pelayanan publik.
Bangkit menegaskan bahwa Fraksi Golkar DPRD Luwu Timur mendukung penuh percepatan digitalisasi, terutama pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat seperti administrasi kependudukan, layanan kesehatan, hingga pembayaran retribusi.
Ia juga berharap inovasi digital tidak berhenti di tingkat kabupaten saja, tetapi menjangkau hingga desa-desa agar manfaatnya merata.
“Transformasi digital harus menjadi gerakan bersama. Tujuannya satu: menghadirkan layanan yang sederhana, cepat, dan berpihak kepada masyarakat,” tutupnya.



