LUWU TIMUR — Ratusan siswa SD Negeri 229 Waru berkumpul di depan sekolah, Kamis (5/3/2026) sore, untuk membagikan takjil kepada para pengguna jalan yang melintas. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian amaliah Ramadan yang dilaksanakan pihak sekolah.
Sejak menjelang waktu berbuka, para siswa terlihat antusias membawa paket takjil yang kemudian dibagikan secara langsung kepada pengendara dan warga sekitar. Mereka didampingi guru serta orang tua yang turut membantu mengatur jalannya kegiatan.
Kegiatan berbagi takjil ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga sarana pembelajaran bagi siswa untuk menumbuhkan rasa kepedulian dan kebiasaan berbagi kepada sesama, terutama di bulan Ramadan.
Kepala SD Negeri 229 Waru, Risma Triwulandari, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi siswa, khususnya dalam menanamkan nilai kepedulian sosial sejak dini.
“Kami bangga melihat anak-anak bisa belajar berbagi dengan sesama, apalagi di bulan Ramadan. Kegiatan ini juga dapat terlaksana berkat dukungan orang tua melalui komite sekolah,” ujar Risma.
Ketua Komite Sekolah, Rachmad, menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter siswa. Ia menyebut keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembelajaran di luar kelas.
“Kami tentu mendukung kegiatan seperti ini karena dapat membentuk kepedulian anak-anak sejak dini. Sebagai orang tua, kami merasa senang melihat anak-anak ikut terlibat langsung dalam kegiatan sosial,” katanya.
Setelah kegiatan berbagi takjil selesai, para siswa, guru, dan orang tua melanjutkan kegiatan dengan buka puasa bersama di lingkungan sekolah. Suasana kebersamaan tampak terasa, sekaligus mempererat hubungan antara siswa, guru, dan orang tua di bulan Ramadan.




