LUWU TIMUR — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler mengajak masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa, untuk bersinergi mendukung program unggulan pemerintah daerah di bidang pendidikan dan kesehatan.
Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu Timur (IPMA) di Masjid Al-Markaz, Makassar, Sabtu malam (14/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Bupati Irwan memaparkan capaian pemerintah daerah di sektor pendidikan. Ia menyebutkan, hampir 10.000 anak asal Luwu Timur pada tahun ini menerima manfaat program beasiswa, dengan Makassar menjadi salah satu kota tujuan utama untuk melanjutkan pendidikan.
Menurutnya, minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi juga terus meningkat, terutama untuk program pascasarjana.
“Bukan hanya S1, tetapi juga S2 dan S3. Tahun ini pendaftar beasiswa untuk S2 dan S3 meningkat signifikan, jumlahnya sudah lebih dari 300 orang,” ujar Irwan.
Selain pendidikan, pemerintah daerah juga terus memperkuat layanan kesehatan, khususnya bagi pasien rujukan yang membutuhkan penanganan di luar daerah.
Irwan menjelaskan, seluruh pasien rujukan dari Luwu Timur kini mendapatkan pelayanan gratis, seiring dengan bertambahnya rumah sakit rujukan yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.
“Tahun lalu kita baru memiliki kerja sama dengan RS Unhas. Tahun ini akan ada beberapa rumah sakit lain yang menjadi rujukan. Kami juga menyiapkan rumah singgah yang layak di Makassar, layanan antar-jemput pasien menggunakan kendaraan khusus, serta uang saku untuk maksimal dua orang penjaga pasien,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Timur (KKLT), Dr. dr. H. Abdul Rahman Rauf, mengapresiasi berbagai program yang dijalankan pemerintah daerah karena dinilai langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Hal senada disampaikan Ketua Umum PP IPMA Luwu Timur, Haikun. Ia mengaku bersyukur atas peningkatan nilai beasiswa yang dinilai sangat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan.
Menurutnya, besaran beasiswa saat ini mengalami peningkatan, yakni dari Rp2 juta menjadi Rp3 juta per semester untuk mahasiswa S1 atau total Rp6 juta per tahun, Rp7,5 juta per semester untuk S2, serta Rp10 juta per semester untuk S3.
“Mahasiswa adalah investasi terbaik bagi daerah. Kami berharap program ini terus berlanjut karena sangat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Bank BTN terkait pemanfaatan produk layanan perbankan.
Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua TP PKK Luwu Timur dr. Ani Nurbani Irwan, Wakil Ketua I dan II DPRD Luwu Timur Jihadin Peruge dan Hj. Harisah Suharjo, Sekretaris Daerah Luwu Timur Dr. Ramadhan Pirade, Kabag Ops Polres Luwu Timur Kompol Andi Yusuf, manajemen PT Vale Indonesia Yusri Yunus, pimpinan BTN Wilayah Sulawesi-Maluku-Papua, Bank Sulselbar, serta sejumlah tokoh masyarakat.




