Quantcast
HEADLINE TOPIK:
Pemkab Lutim Terima 49 Mahasiswa KKN Tematik Unhas Gelombang 109
Rabu,28 Desember 2022 | 14:31 WITA | | 122 Kali Dibaca

LUWU TIMUR – Pemerintah kabupaten Luwu Timur menerima 49 orang Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 109, periode Desember 2022 hingga Februari 2023, meliputi ; 25 Mahasiswa KKN “Tematik Inovasi Pengembangan Kawasan” dan 24 Mahasiswa “KKN Tematik Perhutanan Sosial”.

Rombongan Mahasiswa Unhas ini tiba di Lutim dan diterima secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Aini Endis Anrika bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur (Lutim), La Besse, di Aula Dinas Pendidikan, Rabu (28/12/2022).

Mahasiswa KKN Unhas ini didampingi Dosen Pembimbing dan Koordinator, Burhan Kadir, serta hadir pula ; Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, Kepala Bapelitbangda, Kabag Pemerintahan, para Camat, para Kepala OPD Lingkup Pemkab Lutim.

Asisten I Lutim, Aini Endis Anrika mengucapkan selamat datang di Kabupaten Luwu Timur, Bumi Batara Guru, kepada segenap unsur pimpinan, dosen dan mahasiswa KKN Unhas.

“Saya juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas kepercayaan pihak Unhas yang telah memilih Lutim sebagai lokus pelaksanaan KKN tematik,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa, pemerintah daerah sangat menyambut baik model pendampingan KKN tematik ini.

“Kepada para camat dan kepala desa untuk memberikan fasilitas dan bimbingan terhadap para peserta KKN dalam berinteraksi sosial di Lingkungan masyarakat,” imbuhnya.

Kepada Mahasiswa, Asisten Pemerintahan dan Kesra mengimbau agar selama mengikuti KKN dapat mengimplementasikan semua ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.

“Pandai-pandailah membawa diri di dalam lingkungan masyarakat dan jangan malu bertanya,” tutupnya. (hel/ikp-humas/kominfo-sp)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...