Kafilah Kabupaten Luwu Timur menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.
Tim Fahmil Qur’an Putra berhasil mempersembahkan medali emas pertama bagi daerah setelah tampil gemilang pada babak final, Jumat (17/04/2026).
Babak final cabang Fahmil Qur’an berlangsung di Aula Baruga A Kantor Bupati Maros dan diikuti sejumlah daerah terbaik dari seluruh Sulawesi Selatan. Pada pertandingan penentuan itu, Tim Luwu Timur tampil dominan sejak awal hingga akhir lomba.
Regu A Luwu Timur diperkuat tiga peserta terbaik, yakni M. Safwan Alfaridzi, Farid Atallah, dan Al Qadri Ma’mur Ramadhan Jamil. Ketiganya menunjukkan performa impresif melalui penguasaan materi, ketepatan menjawab, serta kerja sama tim yang solid.
Dalam sesi utama, Luwu Timur sukses menjawab 11 soal dengan baik. Tidak hanya itu, tim juga berhasil memborong soal lontaran yang menjadi penentu kemenangan dan memperlebar jarak nilai dari para pesaing.
Hasil akhir menempatkan Luwu Timur di posisi pertama dengan nilai 1.810 poin, unggul atas Kabupaten Jeneponto yang meraih 1.545 poin. Sementara Kabupaten Wajo berada di posisi berikutnya dengan 720 poin dan Takalar 350 poin.
Prestasi tersebut disambut meriah oleh official, pelatih, dan para pendukung yang hadir langsung memberikan semangat kepada tim sejak awal perlombaan.
Pelatih Fahmil Qur’an Luwu Timur, Ustazah Misra, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian anak didiknya yang berhasil mempersembahkan emas pertama bagi Kabupaten Luwu Timur.
“Alhamdulillah, ini buah dari latihan dan kesungguhan anak-anak. Mereka mampu tampil tenang, fokus, dan percaya diri saat lomba. Kami sangat bangga dengan hasil ini,” ujarnya.
Menurutnya, kemenangan tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses latihan intensif, pembinaan berkelanjutan, serta kekompakan tim dalam memahami pola perlombaan Fahmil Qur’an yang mengutamakan kecepatan dan ketepatan menjawab.
Ia berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi peserta Luwu Timur di cabang lomba lainnya agar terus berjuang memberikan hasil terbaik.
“Semoga emas pertama ini menjadi penyemangat bagi cabang lain untuk ikut berprestasi dan mengharumkan nama Luwu Timur di MTQ tingkat provinsi,” tambahnya.
Cabang Fahmil Qur’an sendiri dikenal sebagai salah satu lomba bergengsi dalam MTQ karena menguji wawasan peserta terhadap kandungan Al-Qur’an, pengetahuan keislaman, kecerdasan, serta kerja sama tim.
Keberhasilan ini semakin mempertegas kesiapan Kafilah Luwu Timur bersaing di level provinsi sekaligus menjadi bukti pembinaan generasi Qur’ani di daerah terus berjalan positif.




