LUWU TIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bergerak cepat menindaklanjuti musibah kebakaran yang terjadi di Dusun Rendehaka, Desa Ledu-Ledu, Kecamatan Wasuponda. Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, turun langsung meninjau lokasi kebakaran sekaligus memastikan penanganan korban berjalan cepat, Senin (16/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Irwan melihat langsung kondisi dua unit rumah warga yang terdampak kebakaran. Kedua rumah tersebut masing-masing milik Lellua Tangdilintin (57) dan Mursidi (60).
Data sementara mencatat, rumah milik Lellua hangus terbakar hingga rata dengan tanah. Sejumlah barang berharga miliknya seperti ijazah, telepon genggam, serta perlengkapan rumah tangga turut musnah dalam kejadian tersebut. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.
Sementara itu, rumah milik Mursidi mengalami kerusakan berat pada bagian badan rumah, dapur, dan plafon bangunan utama. Dua kamar di dalam rumah ikut terbakar bersama pakaian, laptop, serta berbagai perabot rumah tangga lainnya. Kerugian pada rumah tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp350 juta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi pada Ahad (15/3/2026) sekitar pukul 21.30 WITA. Saat kejadian, istri Lellua mengaku mendengar suara seperti papan tripleks patah sebanyak tiga kali, disusul suara menyerupai hembusan angin dari blower AC. Ketika memeriksa bagian belakang rumah, api sudah terlihat dan dengan cepat membesar hingga menghanguskan bangunan.
Pasca kejadian, kedua keluarga korban terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Lellua bersama istrinya sementara tinggal di rumah tetangga di depan lokasi kejadian. Sementara Mursidi bersama keluarganya mengungsi di rumah mertua. Diketahui, di rumah Mursidi terdapat empat orang yang tinggal, termasuk sepasang suami istri yang merupakan penghuni kost.
Dalam kunjungannya, Bupati Irwan menyerahkan bantuan awal kepada korban sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah. Ia juga memastikan proses bantuan lanjutan, khususnya untuk pembangunan kembali rumah warga, akan segera dipercepat.
“Insha Allah bantuan untuk pembangunan rumah akan segera dipercepat. Saya juga meminta Camat Wasuponda untuk mengawal proses bantuan ini sampai selesai. Pihak PT Vale juga akan ikut membantu,” ujar Irwan saat meninjau lokasi kebakaran.
Selain menyalurkan bantuan, pemerintah daerah juga melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan kebutuhan para korban dapat terpenuhi, termasuk rencana pembangunan kembali rumah yang rusak akibat kebakaran.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak terkait. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada malam hari.




