Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Luwu Timur telah menargetkan sebanyak 1500 Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) tahun 2016.
Target ini telah di sepakati dan akan dilaporkan pada acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) BPN Provinsi Sulawesi Selatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2016.
Kepala BPN Luwu Timur, Syarifuddin yang ditemui diruang kerjanya, Jum’at (8/1/15) mengatakan, rakerda BPN Sulawesi Selatan akan dilaksanakan pada tanggal 27 Januari ini. Agenda ini nantinya juga melaporkan target atau rencana yang akan dilakukan oleh BPN Luwu Timur untuk tahun 2016.
Sebelum melakukan Rakerda, kata Syarifuddin, dirinya juga terlebih dahulu akan mengeluarkan surat edaran terkait mekanisme untuk mendapatkan prona itu. Edaran ini akan ditembuskan ke Bupati, DPRD, Polres, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri (PN) Malili.
“Prona ini gratis dan itu sudah diatur. Namun untuk patok, materai dan alas hak itu menjadi beban pemohon. Untuk tahun 2016 ini kita target sebanyak 1500 prona yang akan direalisasikan,” ungkap Syarifuddin.
Menurutnya, setelah dilakukan Rakerda, awal bulan Februari 2016 kegiatan Prona ini sudah mulai berjalan dengan melakukan penyuluhan terlebih dahulu ke masyarakat.
“Minimal 20 bidang untuk satu desa dan tidak terpisah – pisah, pemohon harus melalui desanya dan kita mengutaman desa yang belum mendapatkan Prona,” ungkapnya.
Dirinya juga berharap 1500 Prona ini dapat terealisasi secara keseluruhan pada tanggal 24 September mendatang bersamaan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) BPN.




