LUWURAYA.COM — Anggota DPRD Luwu Timur, Sarkawi Hamid, mendorong agar Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Luwu Timur segera beroperasi untuk membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat.
Sarkawi, yang kini menjabat Anggota Dewan Kehormatan PMI Luwu Timur, berharap PMI Sulawesi Selatan segera mengeluarkan rekomendasi operasional bagi unit tersebut. Menurutnya, keberadaan UDD yang berfungsi optimal dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di Luwu Timur, bahkan berpeluang mendukung pasokan untuk daerah sekitar.
“Hidup di PMI itu harus selalu memberi manfaat kepada orang lain, terutama dalam kebencanaan dan ketersediaan kantong darah,” ujar Sarkawi.
Sebelumnya, Sarkawi menjabat Wakil Ketua Bidang Organisasi sekaligus Ketua Harian PMI Luwu Timur. Ia menilai pengabdian melalui organisasi kemanusiaan perlu diwujudkan dalam pelayanan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
UDD Diharapkan Jadi Penyangga Stok Darah Luwu Raya
Harapan agar UDD segera beroperasi juga disampaikan Ketua PMI Luwu Timur, Irwan Bachri Syam. Setelah dilantik sebagai ketua periode 2026–2031, Irwan menyatakan pemerintah daerah akan memberikan dukungan anggaran agar kegiatan kemanusiaan dan pelayanan darah PMI dapat berjalan optimal.
Irwan berharap UDD PMI Luwu Timur segera menjalani proses verifikasi sehingga dapat diaktifkan sesuai standar operasional.
“Mudah-mudahan Unit Donor Darah (UDD) PMI di sini bisa segera diverifikasi agar dapat diaktifkan sesuai standar operasional. Kami dari pemerintah daerah akan memberikan porsi anggaran PMI agar bisa memaksimalkan peran PMI baik di Lutim maupun luar Lutim,” kata Irwan.
Sementara itu, Ketua PMI Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan, berharap PMI Luwu Timur dapat menjadi penyangga utama stok darah bagi wilayah Luwu Raya. Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan markas PMI dan fasilitas UDD selama 24 jam untuk mengantisipasi kebutuhan medis maupun keadaan darurat.
Harapan tersebut menempatkan operasional UDD sebagai salah satu kebutuhan penting dalam penguatan layanan kemanusiaan di kawasan Luwu Raya. Namun, unit tersebut masih memerlukan proses verifikasi sebelum dapat diaktifkan sesuai standar operasional.
PMI Jalin Kerja Sama dengan RSUD I Lagaligo
Upaya memperkuat pelayanan darah turut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara PMI Luwu Timur dan RSUD I Lagaligo mengenai pelayanan penyediaan darah.
Kesepakatan itu menjadi bagian dari rangkaian pelantikan pengurus PMI Luwu Timur periode 2026–2031. Dalam kegiatan yang sama, Tenaga Sukarela PMI Luwu Timur juga dilantik untuk mendukung kegiatan organisasi kemanusiaan tersebut.
Selain itu, PMI menyerahkan bantuan tas siaga bencana kepada SLB Tunas Harapan Bangsa di Desa Rante Mario, Kecamatan Tomoni, dan SLB La Ketu di Desa Manurung, Kecamatan Malili.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan upaya PMI Luwu Timur memperkuat pelayanan kemanusiaan, mulai dari kesiapsiagaan bencana hingga pemenuhan kebutuhan darah. Meski demikian, jadwal operasional UDD belum disebutkan dalam bahan yang tersedia.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

