Dalam upaya memperkuat peran Sekretariat DPRD sebagai pendukung utama kerja para wakil rakyat, Sekretariat DPRD Kota Makassar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Pelayanan Prima Sekretariat DPRD Terhadap Pimpinan dan Anggota DPRD”, 25–26 Februari 2025 di Grand Asia Hotel Makassar.
Puluhan staf dari Bagian Umum serta Humas & Protokol Sekretariat DPRD mengikuti pelatihan dua hari ini. Mereka dibekali keterampilan teknis dan etika pelayanan yang bertujuan memperkuat fondasi profesionalisme aparatur pendukung legislatif.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap pelayanan yang diberikan kepada pimpinan dan anggota dewan tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga berkelas dan berintegritas,” kata Ahmad Jaya, Kasubag Rumah Tangga DPRD Makassar saat membuka kegiatan.
Pelatihan ini tak hanya menekankan pada aspek teknis seperti manajemen administrasi atau komunikasi efektif, tetapi juga mendorong peserta untuk menginternalisasi nilai-nilai pelayanan: keramahan, responsif, dan kepekaan terhadap kebutuhan kerja dewan.
Sekretaris DPRD Makassar, Dahyal, menambahkan bahwa pelayanan prima juga menyangkut penciptaan lingkungan kerja yang suportif.
“Kita ingin membangun ekosistem kerja yang membuat pimpinan dan anggota dewan merasa nyaman dan didukung penuh, sehingga mereka bisa lebih fokus menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan,” ujarnya.
Dia juga menekankan pentingnya inovasi dan fleksibilitas dalam pelayanan publik. “Kami dorong staf berpikir kreatif. Pelayanan yang baik bukan hanya mengikuti prosedur, tapi mampu membaca situasi dan memberikan solusi,” tegas Dahyal.
Bimtek ini merupakan bagian dari rangkaian program peningkatan kapasitas internal yang secara rutin digelar oleh Sekretariat DPRD Kota Makassar.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

