Tim Poco-Poco Setda Lutim Pukau Penonton Lomba

2 Min Read

Sekitar 15 menit tampil pada acara Lomba Poco-Poco yang di gelar di taman Sayang, Puncak Indah, Malili, Minggu, (28/04/2019), tim Poco-Poco Sekertariat Daerah Kabupaten Luwu timur berhasil mencuri perhatian penonton dan juri.

Selain karena penampilan tim Poco-Poco yang berjumlah enam orang tersebut terlihat sangat energik, Kostum yang unik dan gerakan yang atraktif membuat mereka mendapat sorakan penonton sejak awal penampilan hingga meninggalkan arena lomba.

”Kami cuma latihan efektif satu minggu, dan inilah yang terbaik yang bisa kami persembahkan untuk ikut memeriahkan ulang tahun Kabupaten Luwu Timur kali ini,” tutur Issak Larukka, salah satu anggota tim.

Kegiatan Lomba Poco-Poco tersebut di inisiasi oleh Karang Taruna Desa Puncak Indah, dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Luwu Timur ke-16 tahun.

”Selain dari OPD, sejumlah tim Poco-Poco dari kabupaten tetangga juga ikut berpartisipasi,” ungkap Lukman, ketua Karang Taruna Desa Puncak Indah.

Menurutnya, ini menjadi salah satu cara mereka menyalurkan kreatifitas anggota dalam rangka perayaan HUT Luwu Timur.

Sekertaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, Drs. H. Bahri Suli, yang membuka lomba tersebut secara resmi, mengungkapkan dukungannya terhadap kegiatan-kegiatan positif seperti yang dilakukan anak-anak muda yang di wadahi karang taruna tersebut.

Ia juga mendorong agar masyarakat, khususnya anak-anak muda untuk terus menyalurkan kreatifitas mereka terutama dalam menggairahkan ekonomi kreatif dan pariwisata.

”even-even kreatif seperti ini yang kita harapkan dapat menarik minat orang untuk berkunjung kedaerah kita. Selain menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat kita,” kata Bahri Suli saat memberikan sambutan.

Dalam kegiatan tersebut tampak hadir juga Asisten III, Andi Aini Endis Anrika dan Kepala Dinas Pariwisata, H. Hamris Darwis.

Kegiatan yang diikuti 24 tim Poco-Poco dari berbagai kalangan itu memperebutkan total hadiah senilai 10 juta rupiah dan trhopi. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.