HEADLINE TOPIK:
Pemilihan Dara dan Daeng Diikuti Puluhan Kontestan
Jumat,8 April 2016 | 13:29 WITA | Alpian Alwi
  • Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudparmudora) telah menggelar acara dara dan daeng tingkat kabupaten Luwu Timur, Jum’at (8/4/16).

    Pemilihan dara dan daeng ini diikuti oleh puluhan kontestan berasal dari tingkat SMA Sederajat dan umum. Kegiatan ini berlangsung diaula kantor Dikbudparmudora.

    Kepala dinas Dikbudparmudora Luwu Timur, Ismail mengatakan, puluhan dara dan daeng ini akan dipilih yang terbaik berdasarkan beberapa kriteria.

    Nantinya, dara dan daeng tersebut akan mewakili Kabupaten Luwu Timur untuk mengikuti pemilihan dara dan daeng ditingkat provinsi Sulawesi Selatan di Makassar.

    “Kalau jadwalnya tidak berubah, dara dan daeng tingkat provinsi Sulawesi Selatan akan digelar tanggal 16 April di Makassar,” ungkap Ismail dalam sambutannya.

    Dikesempatan yang sama, ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur, Amran Syam memberikan motifasi kepada puluhan kontestan itu.

    Menurut Amran, bukan hanya ditingkat regional namun dara dan daeng yang nantinya mewakili Luwu Timur juga dapat membawa nama harum Bumi Batara Guru ini ketingkat Nasional.

    “Kalau kita memiliki tujuan yang besar mari kita fikirkan bersama – sama. Oleh karena itu DPRD akan membangun komunikasi dengan pihak terkait soal kebudayaan,” ungkap Amran.

    Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Luwu Timur, Sumiaty Ilyas yang ditemui disela – sela pemilihan mengatakan, puluhan kontestan ini nantinya hanya akan dipilih satu dara dan satu daeng mewakili Luwu Timur ke Makassar.

    Menurutnya, pemilihan ini dinilai berdasarkan beberapa kriteria seperti penampilan, wawasan mengenai kebudayaan dan pariwisata, serta kepribadian atau prilaku.

    “Peserta ini berasal dari SM, kita juga mengundang kecamatan untuk umum. Yang pastinya, satu dara dan satu daeng nantinya akan mewakili Luwu Timur di Makassar,” ungkap Sumiaty.

    Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.