HEADLINE TOPIK:
Premium Langka di SBPU, tapi Melimpah di Pertamini
Kamis,23 Mei 2019 | 11:31 WITA |
LUWU – Dua pekan menjelang lebaran Idul Fitri, 2019, Bahan Bakar Minyak jenis premium, mulai sulit didapatka di Belopa, Kabupaten Luwu. Di sejumlah Sentra Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Belopa, stok premium hanya bertahan dua sampai tiga jam saja, setelah itu, langsung habis diserbu pengendara yang sudah antri. Annis, pengawas SPBU Belopa, mengatakan, jatah premium di SPBU yang diawasinya, hanya delapan kiloliter, setiap hari. Jumlah itu kata dia, tidak sebanding dengan kebutuhan premium di Belopa, yang terus meningkat, apalagi menjelang musi mudik lebaran.“Kalau premium habis, masih ada pertalite atau pertamax. Setiap hari, premium yang masuk hanya delapan KL, dan habis dalam waktu dua sampai tiga jam saja,” kata Annis, Kamis 23 Mei. Mirawan, seorang pengendara di Belopa, menuturkan, premium di SPBU, cepat habis, namun anehnya, di sejumlah Pertamini, stoknya justru banyak. “Kami curigai, premium cepat habis di SPBU, karena menjamurnya Pertamini, harus ada tindakan dari Dinas Koperindag,” kata Mirwan. Pantauan media ini, SPBU Belopa, dipadati kendaraan. Mereka antri untuk membeli bahan bakar minyak jenis premium. Premium di Belopa, mulai langka sejak bulan suci ramadan, dan terus langka hingga menjelang musim mudik lebaran.  
BERITA TERKAIT

LUWU – Dua pekan menjelang lebaran Idul Fitri, 2019, Bahan Bakar Minyak jenis premium, mulai sulit didapatka di Belopa, Kabupaten Luwu. Di sejumlah Sentra Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Belopa, stok premium hanya bertahan dua sampai tiga jam saja, setelah itu, langsung habis diserbu pengendara yang sudah antri.

Annis, pengawas SPBU Belopa, mengatakan, jatah premium di SPBU yang diawasinya, hanya delapan kiloliter, setiap hari. Jumlah itu kata dia, tidak sebanding dengan kebutuhan premium di Belopa, yang terus meningkat, apalagi menjelang musi mudik lebaran.“Kalau premium habis, masih ada pertalite atau pertamax. Setiap hari, premium yang masuk hanya delapan KL, dan habis dalam waktu dua sampai tiga jam saja,” kata Annis, Kamis 23 Mei.

Mirawan, seorang pengendara di Belopa, menuturkan, premium di SPBU, cepat habis, namun anehnya, di sejumlah Pertamini, stoknya justru banyak. “Kami curigai, premium cepat habis di SPBU, karena menjamurnya Pertamini, harus ada tindakan dari Dinas Koperindag,” kata Mirwan.

Pantauan media ini, SPBU Belopa, dipadati kendaraan. Mereka antri untuk membeli bahan bakar minyak jenis premium. Premium di Belopa, mulai langka sejak bulan suci ramadan, dan terus langka hingga menjelang musim mudik lebaran.

 

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.