Quantcast
HEADLINE TOPIK:
Bertambah Lagi, Kini Total Pasien Sembuh Sebanyak 688 Dan 10 Kasus Baru
Kamis,30 Juli 2020 | 18:38 WITA |

LUTIM – Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Kabupaten Luwu Timur, Masdin memberikan kabar baik terkait perkembangan virus corona.

“Alhamdulillah, pasien sembuh/selesai isolasi di Kabupaten Luwu Timur kembali mengalami peningkatan drastis hari ini,” ujarnya saat di konfirmasi, Kamis (30/07/2020).

Ia mengungkapkan bahwa, dari data yang diterima tim, hari ini pasien sembuh bertambah sebanyak 30 orang, sedangkan kasus konfirmasi baru covid19 juga bertambah 10 kasus.

“30 pasien sembuh hari ini semuanya berasal dari Kecamatan Nuha,” ungkap Kepala Dinas Kominfo tersebut.

Sedangkan 10 kasus baru, sambungnya, juga berasal dari Kecamatan Nuha. Dengan begitu total data akumulatif kasus konfirmasi mencapai 806 kasus hingga sore ini.

“Namun berkat penambahan 30 pasien sembuh, total kini data pasien selesai isolasi sebanyak 688 orang. Yang artinya pasien yang masih dalam perawatan tersisa 116 orang lagi” rincinya.

Dirinya pun berpesan kepada masyarakat Kabupaten Luwu Timur yang akan melaksanakan Idul Adha 1441 Hijriyah besok, agar tetap menerapkan protokol kesehatan, baik saat akan melaksanakan Sholat Ied di Masjid masing-masing, maupun saat melakukan pemotongan hewan kurban.

“Ini juga sesuai dengan Surat Edaran yang telah dikeluarkan oleh PHBI Kabupaten Luwu Timur tentang Pelaksanaan Idul Adha 1441 H/2020 Masehi. Dimana dalam surat edaran tersebut ada 2 hal yang ditekankan oleh PHBI, yakni Panduan Pelaksanaan Shalat Ied dan Protokol Kesehatan Penaduan Melaksanakan Kurban,” tandasnya.

Berikut update lengkap perkembangan virus corona di Kab. Luwu Timur per tanggal 30 Juli 2020 :

1. Konfirmasi 806 (simtomatik 4, asimtomatik 112, sembuh/selesai isolasi 688, meninggal 2),

2. Probable 13 (probable 10, meninggal 3),

3. Suspek 585 (proses isolasi 27, discarded 556, meninggal 2),

4. Kontak Erat 1.815 (proses karantina 149, discarded 1.666). (rhj)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...