Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mencatatkan sejumlah destinasi wisata di Bumi Batara Guru ini sepanjang 2025. Menariknya, daftar lokasi paling ramai tidak sepenuhnya didominasi pantai atau wisata alam.
Jika dilihat berdasarkan sebaran wilayah, Kecamatan Malili masih menjadi pusat kunjungan wisata di Luwu Timur. Dominasi ini dipengaruhi banyaknya ruang publik, kawasan kuliner, serta lokasi event yang terkonsentrasi di ibu kota kabupaten.
Sementara kecamatan lain seperti Burau, Kalaena, dan Wasuponda masih ditopang destinasi wisata alam maupun kawasan rekreasi lokal.
| Ranking | Kecamatan | Total Kunjungan | Desa Penopang Utama |
|---|---|---|---|
| 1 | Malili | 194.654 | Malili |
| 2 | Burau | 26.691 | Mabonta |
| 3 | Wasuponda | 18.295 | Tabarano |
| 4 | Kalaena | 18.183 | Kalaena Kiri |
| 5 | Wotu | 14.188 | Balo-Balo |
| 6 | Towuti | 8.423 | Bantilang |
| 7 | Nuha | 4.416 | Matano |
| 8 | Mangkutana | 4.170 | Margolembo |
Berdasarkan data kunjungan wisata yang tercatat, kawasan ruang publik, anjungan, hingga pusat kuliner justru banyak mendominasi daftar destinasi favorit masyarakat.
Malili masih menjadi wilayah dengan konsentrasi kunjungan tertinggi. Namun, sejumlah destinasi di luar ibu kota kabupaten juga tetap mampu menarik banyak pengunjung dan masuk daftar 10 besar.
Lalu destinasi mana yang paling ramai? Berikut daftar 10 lokasi dengan jumlah kunjungan tertinggi di Luwu Timur. Nomor 10 mungkin bukan yang pertama terlintas di pikiranmu.
Yang menarik, destinasi paling ramai ternyata bukan wisata alam. Beberapa ruang publik dan kawasan kuliner justru mengungguli pantai hingga air terjun yang selama ini lebih populer
Fakta Menarik:
📌 Malili mendominasi daftar dengan beberapa destinasi masuk 10 besar.
📌 Wisata kuliner dan ruang publik mengungguli banyak wisata alam.
📌 Pantai dan air terjun tetap menjadi favorit di luar Malili.
📌 Hanya tercatat 19 kunjungan wisatawan mancanegara dan hanya tercatat di satu destinasi, yakni Kali Dingin Wasuponda

