LUTIM – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 terus melakukan tindakan pencegahan guna memutus mata rantai penyebaran kasus Covid-19 di Bumi Batara Guru.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melaksanakan rapid tes bagi pegawai Rumah Sakit I Lagaligo pasca ditemukannya tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Juru bicara TGTPP Covid-19 Kab. Luwu Timur, Masdin mengungkapkan bahwa, tim gugus telah melakukan rapid tes kepada 480 tenaga kesehatan di RSUD I Lagaligo.

“Dari tanggal 1 sampai 5 Mei, kita sudah lakukan rapid tes kepada 480 tenaga kesehatan di RS I Lagaligo, dan hasilnya terdapat dua orang bidan dan tiga perawat yang reaktif,” ungkap Masdin, Kamis (07/05/2020).
Masdin menjelaskan bahwa, bidan dan perawat yang hasil rapid testnya reaktif saat ini menjalani karantina di RSUD I Lagaligo untuk selanjutnya menunggu hasil swab test.
“Kita berikan dukungan dan semangat agar sistem imunnya meningkat, serta doakan hasil swab tesnya negatif Covid-19,” tambah Masdin.
Hingga saat ini, sebanyak 1539 orang baik tenaga kesehatan maupun non tenaga kesehatan yang rentan terpapar Covid-19 telah mengikuti rapid test. Dari jumlah ini, 41 orang dinyatakan reaktif sementara 32 orang diantaranya telah diambil swab tes. (rhj)
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

