Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, turun langsung meninjau pembangunan Masjid Islamic Center Mahalona, Kecamatan Towuti, Minggu (26/4/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas keluhan masyarakat sekaligus memastikan pembangunan fasilitas publik berjalan sesuai standar kualitas.
Saat melakukan pengecekan di lokasi, Irwan menemukan adanya rembesan air pada sambungan plat beton yang menyebabkan tetesan air masuk ke lantai masjid ketika hujan turun.
Temuan itu menjadi perhatian serius karena bangunan Islamic Center Mahalona masih berada dalam tahap pengerjaan.
Sebelumnya, Irwan juga telah memberikan instruksi tegas kepada kontraktor untuk membongkar bagian atap yang dinilai tidak sesuai spesifikasi pekerjaan.
Ia menegaskan pemerintah daerah tidak akan memberi toleransi terhadap hasil pekerjaan yang di bawah standar.
“Saya sudah mengingatkan kepada kontraktor agar bekerja dengan baik. Jika hasilnya tidak memuaskan, saya pasti akan memerintahkan untuk dibongkar kembali. Dan hari ini terbukti, memang harus dibongkar sehingga pekerjaan harus diulang dari awal,” tegas Irwan.
Menurutnya, setiap proyek yang menggunakan anggaran publik wajib dikerjakan dengan tanggung jawab dan mengutamakan mutu bangunan.
Irwan juga mengajak masyarakat ikut mengawasi seluruh proyek pembangunan di Kabupaten Luwu Timur.
Ia membuka ruang pengaduan bagi warga yang menemukan pekerjaan fisik tidak sesuai ketentuan di lapangan.
“Saya berpesan kepada masyarakat, jika melihat pekerjaan fisik yang tidak sesuai, silakan laporkan kepada saya. Ambil foto, rekam video, lalu kirimkan langsung,” ujarnya.
Irwan kembali menegaskan tidak ada perlakuan khusus bagi kontraktor mana pun jika hasil pekerjaan tidak memenuhi standar.
“Siapa pun yang melaksanakan pekerjaan, meskipun orang terdekat saya sekalipun, jika hasilnya tidak sesuai, pasti akan saya perintahkan untuk dibongkar kembali,” jelasnya.
Turut mendampingi Bupati dalam peninjauan itu, Kepala Bapperida Kamal Rasyid, Kepala Dinas PUPR Yusran, Camat Towuti Amri Mustari, Kabid Bina Marga Hendro, Kepala Desa Libukan Mandiri Syahril, serta pengurus masjid.



