Ada 6.000 Koloni Lebah Madu Trigona Dibudidayakan di Lutra

Asdhar
2 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terus menggalakkan budidaya lebah madu trigona oleh masyarakat di daerah itu, mengingat pengembangan budidaya madu jenis ini yang cukup memiliki prospek ekonomi.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Luwu Utara, Mujahiddin Ibrahim mengatakan prospek budidaya lebah madu trigona terus berkembang sejak pertama kali digalakkan di Kabupaten Luwu Utara sejak tahun 2006 silam di Dusun Petambua, Desa Radda, Kecamatan Baebunta.

“Pengembangan budidaya lebah madu trigona  ini sangat menjanjikan dalam peningkatan ekonomi masyarakat juga dalam  proses pembudidayaannya sangat sederhana, sehingga  budidaya lebah madu trigona ini sangat tepat jika  di arahkan kepada masyarakat  miskin  yang umumnya  berdomisili di sekitar  hutan atau masyarakat bersentuhan  dengan kawasan hutan,” ujar Mujahiddin saat membuka Workshop  peningkatan produksi dan mutu lebah trigona serta penandatanganan  Memorandum of Understanding (MoU) antara Forum Kelompok Usaha Perlebahan Luwu Utara (FOKUP-LU) dengan CV Nutrima Sehat Alami Bogor dan Trigon Bee Malaysia yang dilaksanakan oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Luwu Utara, di Hotel Remaja Masamba.

Mujahiddin merincikan, hingga tahun 2013, jumlah masyarakat yang telah membudidayakan  lebah  trigona ini sebanyak 900 kepala keluarga sebanyak 6.000 koloni lebah madu trigona, dengan total produksi khusus untuk madu jenis trigona seebanyak 48 ribu kilogram dengan nilai ekonomi mencapai Rp2 miliar.

Nilai  tersebut belum  termasuk produk lainnya berupa propolis mentah 3.000 kg dengan nilai mencapai Rp900 juta serta Bee pollen sebanyak 1.480 kg dengan nilai mencapai Rp269 juta sehingga total nilai ekonomis budidaya lebah madu trigona di Luwu Utara mencapai Rp3,6 miliar.

Selain lebah  trigona dengan produk madu, propilis mentah dan Bee polen, juga  terdpat lebah hutan dengan produk madu sebanyak 4.000 kg dengan nilai  mencapai Rp2 miliar.

 

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser