Anggota DPR RI Bersama AMPI Lutim berbagi Sembako Dan Masker

1 Min Read

LUTIM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Luwu Timur bersama dengan Anggota DPR RI, Muhammad Fauzy melakukan aksi sosial berbagi di bulan suci ramadhan.

Aksi sosial tersebut berupa membagikan sembako untuk masyarakat dan masker untuk para relawan yang ada di posko perbatasan covid-19 di 4 kecamatan yakni Kecamatan Malili, Wasuponda, Nuha dan Wotu, masing-masing diterima oleh camatnya yang selanjutnya akan disalurkan kepada warga yang sangat membutuhkan.

“Ini merupakan bentuk kepedulian abang Fauzy selaku Anggota DPR RI dan AMPI Lutim kepada masyarakat kurang mampu di Luwu Timur,” ujar Ketua DPD AMPI Lutim, Kamal Rasyid, Rabu (20/05/2020).

Lanjut Kamal mengatakan, Anggota DPR RI Dapil 7, Muh. Fauzy, berharap bantuan yang tidak seberapa ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu terlebih lagi ditengah pandemi covid-19 ini.

Sementara Camat Malili, Wasuponda, Nuha dan Wotu mengucapkan terima kasih kepada abang Fauzy dan DPD AMPI Lutim atas bantuan sembako dan maskernya. Pihaknya akan segera menyalurkan bantuan tersebut ke desa-desa untuk dibagikan ke warga yang benar-benar membutuhkan. (rhj)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.