Asisten Pemerintahan dan Kesra Paparkan Kondisi Bangsa Indonesia Saat Ini

Thalita
2 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

LUWU TIMUR – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Luwu Timur, Aini Endis Anrika memaparkan beberapa kondisi yang masih dialami oleh bangsa Indonesia saat ini.

Pemaparan tersebut disampaikannya saat mewakili Bupati Luwu Timur membuka Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol, di Gedung Wanita Simpurusiang Malili, Selasa (08/11/2022).

“Ada 4 kondisi tersebut, yang pertama, secara nasional dan regional Bangsa Indonesia masih dihadapkan pada situasi krisis antara lain perekonomian dan pengangguran, yang dampaknya terasa di daerah-daerah. Kedua, heterogenitas dan keagamaan Bangsa merupakan suatu keniscayaan yang diciptakan Tuhan Yang Maha Esa. Akan tetapi, ketidak mampuan untuk mengelola serta pengaruh berkelanjutan politik kolonial devide et impera (pecah belah dan kuasai) telah mengakibatkan terjadinya beberapa gejolak/konflik yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Aini Endis.

Selanjutnya, ketiga, tercabutnya nilai-nilai religius dari akar budaya bangsa, sehingga orang ingin serba instan, tidak sabar, pragmatis, materialistis, individualis, sampai pada tingkat krisis kemanusiaan yang berbahaya. Dan terakhir, keempat, Masih adanya sikap primordialisme sempit, kesukuan, kedaerahan dan diskriminasi berlatarbelakang suku, agama, ras dan antar golongan (Sara).

“Guna mengatasi kondisi tersebut, maka Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan kebangsaan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh komponen bangsa dan masyarakat Luwu Timur khususnya, bahwa negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki ciri khas kebhinekaan ras, suku, budaya, dan agama dan kita bertekad untuk menjadi satu bangsa, satu tanah air, dengan satu bahasa Indonesia,” jelasnya.

Masih kata Asisten, mengkuatkan rasa nasionalisme atau rasa kebangsaan sebagai bagian dari identitas dunia yang bermartabat. Sehingga memberikan kesadaran bahwa Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dengan seluruh potensi alam dan penduduknya, yang wajib dijaga dari upaya-upaya pelemahan dan penguasaan dari bangsa lain.

“Dan meredam berkembangnya penonjolan sikap primordialisme sempit, kesukuan, kedaerahan dan mencegah disintegrasi bangsa,” pungkas Aini Endis Anrika. (*)

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser