Banjir kembali menerjang Kelurahan Suli, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Senin 8 Mei. Ratusan rumah warga terendam, ketinggian air mencapai 50 hingga 60 centimeter.
Ambo, warga Suli, menuturkan, banjir terjadi akibat meluapnya sungai Suli, setelah daerah tersebut diguyur hujan beberapa jam. Sedang warga korban banjir, hanya dapat menyelamatkan harta bendanya agar tidak basah. Saat ini, mereka sangat membutuhkan air bersih.
“Sudah sering banjir seperti ini, mungkin pengaruh pengerukan sungai,” kata Ambo, Senin 8 Mei.
Warga menyanyangkan, tidak ada satupun personil dari Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Luwu, terlihat di lokasi banjir.
“Bisa saja air terus meninggi, kami siap-siap mengungsi,” ujarnya.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

