Beda Volume Beton Mencolok, Usman Berharap Tidak Ada Mark Up Anggaran

Asdhar
1 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Ketua Fraksi PAN, H. Usman Sadik mempertanyakan anggaran proyek pengaspalan jalan Beton Desa Pekaloa menuju Desa Mahalona. Hal ini diungkapkannya saat kunjungan lapangan di Desa Pekaloa, Sabtu (4/8/18).

Usai meninjau proyek tersebut, Usman Sadik yang juga Anggota Komisi 3 DPRD Luwu Timur itu mengatakan anggaran 18 Miliar untuk pekerjaan tersebut lumayan besar, namun pada kenyataannya hanya dilakukan lanjutan jalan beton sepanjang 3,19 Km saja, padahal tidak ada pekerjaan tambahan lainnya.

Hal ini tidak sebanding jika dilihat dengan beberapa tahun sebelumnya yakni pada tahun 2016 dan 2017. Pekerjaan dengan total APBD 18 Miliar dapat menyelesaikan beton kurang lebih 6 Km.

“Padahal pada tahun sebelumnya dapat beton lebih panjang, itupun ada pekerjaan tambahan kattingan (penggalian kaki gunung),” ketusnya.

Menanggapi hal itu, Usman Sadik meminta ke Dinas PUPR Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk tidak membuat kontraknya sebelum disampaikan RAB dari konsultan perencana mengenai perbedaan volume pekerjaan yang mencolok.

“Mudah-mudahan tidak ada Mark Up di anggaran 2018 untuk jalan tersebut,” harapnya.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser